PONTIANAK POST - Sejumlah warga dan pedagang makanan akui kesulitan dapatkan Gas LPG 3 Kilogram. Bahkan kondisi tersebut sudah dirasakan beberapa hari terakhir, kalaupun ada, barang tersebut didapatkan dengan harga tinggi.
Penjual menu sarapan di Sambas, Buyung misalnya. Dirinya mengaku kurang lebih sekitar satu minggu ini, kesulitan dapatkan LPG 3 Kilogram. "LPG 3 Kilogram payah didapatkan, beberapa toko langganan kehabisan stok," kata Buyung, Kamis (15/1).
Menurutnya, kondisi tersebut dirasakan hampir satu mingguan ini. Namun demikian, dirinya masih tertolong, ada toko ada atok meski harga lumayan tinggi. "Masih ada dapat kemarin, meski harga berkisar Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per tabung," katanya.
Namun pada Kamis (15/1), gas melon sudah habis, meski di penjual dengan harga yang lumayan tinggi. "Stok sudah habis," katanya.
Apa yang dialaminya, dikhawatirkan akan berlangsung lama sehingga mengganggu dirinya untuk berjualan. “Bisa-bisa nanti tidak jualan, karena susah dapatkan Gas melon,” katanya.
Kondisi yang ada, juga dirasakan sejumlah pedagang lainnya. Dimana ditoko tempat langganan mendapatkan LPG 3 Kilogram sudah mulai kehabisan stok.(fah)
Editor : Hanif