PONTIANAK POST - Jasad bayi perempuan dibungkus dengan plastik hitam ditemukan warga di teras Masjid Haqqul Yaqin, Dusun Sekuyang, Desa Kartiasa, Rabu (1/4) sekitar pukul 04.00 WIB. Ada secarik kertas bertuliskan “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!” yang ditempel di bungkusan tersebut.
Sontak saja, penemuan jasad bayi tidak berdosa inipun menggegerkan warga. Kemudian kejadian dilaporkan ke aparat pemerintah desa serta pihak kepolisian yang selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara.
Berdasarkan pengakuan warga setempat, Jawadi, menyampaikan jika dirinya ke masjid untuk mempersiapkan pelaksanaan salat jamaah subuh di Masjid Haqqul Yakin. Saat hendak masuk di halaman dan mendekati pintu masuk masjid, dirinya melihat ada bungkusan hitam.
“Saya ke masjid untuk mempersiapkan salat subuh, kemudian saat akan masuk ke dalam atau kurang lebih sekitar pukul 04.00 WIB. Ada bungkusan plastik hitam,” katanya.
Baca Juga: Dugaan Pencabulan di Mempawah Dilaporkan ke Polisi, Pelaku Diduga Bos Rumah Makan
Awalnya Jawadi tidak begitu memperhatikan, dirinya berpikir kemungkinan berisi daging ayam yang disedekahkan ke masjid. “Awalnya saya tidak curiga, saya berpikir barang sedekah dari orang, mungkin daging ayam atau apa, jadi saya tidak membukanya,” katanya.
Namun selang tak lama, ternyata ada jemaah lain yang belakangan datang untuk salat subuh. Kemudian mendapati jika kantong plastik yang ada di teras masjid berisi jasad bayi. “Semuanya jadi terkejut ketika ada jemaah yang mengabarkan jika di dalam bungkusan plastik itu adalah jasad bayi,” katanya.
Setelah diperiksa bersama-sama, ada tulisan “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!” diatas kertas yang ditempelkan di plastik. “Jemaah yang ada tak mengetahui siapa yang menaruh bungkusan tersebut di teras masjid. Sehingga langsung melaporkan penemuan ke aparat pemerintah desa dan ke pihak kepolisian. Tidak lama, polisi berdatangan ke lokasi,” katanya.
Pihak kepolisian dari Polres Sambas, sekira pukul 05.00 WIB subuh, Pamapta 3 Polres Sambas beserta piket fungsi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, melakukan pengumpulan barang bukti di tempat penemuan.
“Polisi juga sudah memintai keterangan dari beberapa warga dan selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Sambas,” kata Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko.
Baca Juga: Harga Kantong Plastik Melonjak, UMKM di Sambas Keluhkan Biaya Usaha Meningkat
"Satreskrim Polres Sambas masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku dan motifnya," kata AKP Sadoko. (fah)
Editor : Hanif