Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Sambas Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Wilayah Perbatasan untuk Akses Pendidikan

Fahrozi PP • Sabtu, 4 April 2026 | 13:14 WIB
SIAP: Bupati Sambas saat bertemu Mensos RI untuk sampaikan kesiapan Kabupaten Sambas menerima program Sekolah Rakyat. (ISTIMEWA)
SIAP: Bupati Sambas saat bertemu Mensos RI untuk sampaikan kesiapan Kabupaten Sambas menerima program Sekolah Rakyat. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Bupati Sambas Satono menyampaikan pihaknya telah melaksanakan audiensi dengan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, terkait dengan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas yang merupakan daerah perbatasan.

Hal tersebut disampaikannya usai dirinya bertemu secara khusus dengan Mensos dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Satono menyatakan komitmen daerah untuk mendukung pembangunan sekolah rakyat, termasuk tenaga pengajar yang profesional dan berkualitas dalam rangka kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut nantinya.

“Kami di daerah, berkomitmen mendukung penyediaan tenaga pengajar yang profesional dan berkualitas di sekolah rakyat nantinya,” kata Bupati Sambas.

Selain itu, bagaimana keberadaan sekolah rakyat di Kabupaten Sambas nantinya, bisa memberikan kesempatan bagi anak dari keluarga tidak mampu atau fakir miskin, anak yatim piatu, serta anak putus sekolah dikarenakan ekonomi keluarganya.

“Pemerintah Kabupaten Sambas dan Kementerian Sosial akan terus bersinergi, sehingga akses pendidikan semakin luas dan ini bagian dari perlindungan kesejahteraan sosial bagi masyarakat. Sehingga kami di Pemkab Sambas akan fokus sekolah rakyat untuk anak fakir miskin, anak anak yatim, anak putus sekolah di Kabupaten Sambas,” katanya.

Dikesempatan bertemu dengan Mensos RI, Bupati Sambas menyampaikan dua agenda, yakni rencana pembangunan sekolah rakyat serta pembangunan sosial daerah perbatasan.

“Kabupaten Sambas sebagai daerah perbatasan harus menjadi prioritas, sehingga pertemuan ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Sambas menjadi salah satu daerah yang akan menerima program pembangunan sekolah rakyat berkonsep boarding school dari Kementerian Sosial,” katanya.

Satono juga memaparkan bagaimana kondisi daerah perbatasan terhadap Mensos RI. Sebagai upaya penyampaian langsung aspirasi daerah. (fah)

Editor : Hanif
#mensos ri #perbatasa #anak kurang mampu #akses pendidikan #Sekolah Rakyat