PONTIANAK POST - PDAM Tirta Muare Ulakan serta Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Sambas akan berkolaborasi dalam upaya percepatan penanganan jika terjadi kebakaran, termasuk di wilayah perkantoran pemerintah Kabupaten Sambas.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan antara Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas, Hidayat serta Ketua BPK Swasta Sambas yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, yang kemudian dilanjutkan dengan pengiriman surat resmi dari BPK ke PDAM yang diantar secara langsung Sekretaris BPK Sambas, F Deni bersama petugas damkar, Jumat (29/5).
Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas, Hidayat menyambut baik keinginan dari BPK Sambas, berkaitan dengan kemudahan mendapatkan sumber air untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran. Termasuk harapannya, pembangunan hydrant dan penampungan air di titik-titik rawan.
Baca Juga: Sambas Siaga Karhutla, BPBD Libatkan Desa dan Semua Unsur Perkuat Pencegahan
“Kebakaran tentunya tidak kita inginkan terjadi, namun sebagai langkah antisipasi, kami dari PDAM Sambas siap mendukung kinerja PDAM, sehingga nantinya bersama-sama untuk menindaklanjuti apa yang sudah dibicarakan, termasuk kaitannya membantu penyediaan air untuk diambil mobil tangki Damkar, serta pembangunan hydrant dan penampungan air,” kata Hidayat.
Menurutnya, PDAM selain berfokus pada penyediaan air bagi masyarakat. Juga berkomitmen mendukung kegiatan masyarakat, termasuk siap mensupport petugas Damkar dalam hal mendapatkan sumber air untuk memadamkan api.
“Ini kaitannya dengan keselamatan masyarakat, sehingga kami di PDAM siap untuk membantu petugas Damkar agar mudah mendapatkan air saat situasi pemadaman kebakaran, beberapa langkah akan kami tindaklanjuti bersama nantinya antara BPK Sambas, termasuk BPBD Sambas agar petugas damkar tidak kesulitan mendapatkan air,” katanya.
Sehingga pihaknya melalui Kabag Administrasi dan Kabag Teknik PDAM yang nantinya akan membahas lebih lanjutnya. Dimana sebelumnya, PDAM Sambas juga sudah membantu penyediaan hydrant di sejumlah titik termasuk di Sambas dan Tebas.
Baca Juga: Rutan Sambas Gagalkan Penyelundupan Sabu saat Jam Besuk Tahanan
Sekretaris BPK Sambas, F Deni mengapresiasi PDAM yang menyatakan kesiapannya untuk membantu mempermudah dan mempercepat petugas damkar mendapatkan air untuk pemadaman.
“Selama ini permasalahan yang selalu dihadapi petugas Damkar saat memadamkan kebakaran, adalah sumber air. Terlebih disaat air sungai sedang surut, sehingga dengan dukungan PDAM diharapkan nantinya akan memberikan kemudahan bagi Damkar memperoleh air agar kebakaran yang terjadi bisa lebih cepat ditangani,” kata Deni.
Hal inilah yang mendasari BPK Sambas mengajukan surat ke PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas untuk bisa mendukung kinerja Damkar, terutama dalam memperoleh sumber air.
“Bersyukur, sambutan baik oleh PDAM, dan nantinya PDAM siap membantu Damkar, termasuk rencana pembangunan hydrant, terutama di wilayah perkantoran Bupati Sambas serta kawasan pasar, serta rencana pembangunan bak penampungan air,” katanya.
Dirinya juga berharap, kedepannya akan ada MoU antara PDAM dan BPK Sambas, berkenaan dengan upaya penyediaan air untuk keperluan pemadaman kebakaran. Tentunya pihaknya berharap dukungan dari BPBD Sambas.
Usai pertemuan, DIrektur PDAM Tirta Muare Ulakan juga secara langsung melihat simulasi dari BPK Sambas saat mengambil air dari bak penampungan di PDAM yang akan digunakan mengisi tangki untuk upaya pemadaman kebakaran. (fah)
Editor : Miftahul Khair