Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Warga Temajuk Menanti Peresmian PLB untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Fahrozi PP • Senin, 13 Juli 2026 | 22:38 WIB
PERBATASAN: Kondisi PLB Temajuk yang ada di Kecamatan Paloh. PLB ini menghubungkan Desa Temajuk, Indonesia dengan Kampung Telok Melano, Malaysia.
PERBATASAN: Kondisi PLB Temajuk yang ada di Kecamatan Paloh. PLB ini menghubungkan Desa Temajuk, Indonesia dengan Kampung Telok Melano, Malaysia.

 

PONTIANAK POST - Masyarakat Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, menantikan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk segera diresmikan dan dibuka secara resmi. Keberadaan pintu perbatasan yang menghubungkan Indonesia dengan Telok Melano, Malaysia, itu diyakini akan memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Desa Temajuk, Agil Firmansyah. Ia mengatakan masyarakat telah siap apabila PLB Temajuk mulai beroperasi secara resmi.

"Kalau dari sisi masyarakat tentunya sudah siap, jika memang PLB Temajuk nanti dibuka secara resmi," kata Agil.

Baca Juga: Libur Sekolah, Pantai Temajuk Sambas Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga

Warga Optimistis Kunjungan Wisatawan Meningkat

Agil mengatakan pembukaan PLB akan mempermudah akses wisatawan, terutama dari Malaysia, untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Temajuk.

"Potensi wisata yang ada nantinya akan lebih banyak dikunjungi wisatawan, terutama dari Malaysia jika PLB sudah dibuka," katanya.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Temajuk menggantungkan mata pencaharian pada sektor pariwisata. Karena itu, meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara diharapkan memberi dampak langsung terhadap pendapatan warga dan menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Baca Juga: Pembukaan PLB Temajuk Diharapkan Menggerakkan Ekonomi Warga, Banyak Keluarga Menggantungkan Hidup dari Ramainya Wisata Pantai

Data Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata menunjukkan kunjungan wisata ke Desa Wisata Temajuk terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2018 tercatat sebanyak 4.800 wisatawan, kemudian meningkat menjadi 29.652 kunjungan pada 2022, dan diperkirakan mencapai sekitar 40.000 kunjungan sepanjang 2023. Tren tersebut menunjukkan sektor pariwisata telah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat Temajuk.

Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, Desa Wisata Temajuk juga mengalami pertumbuhan fasilitas pendukung pariwisata yang dikelola masyarakat.

Data Pemerintah Kabupaten Sambas mencatat keberadaan puluhan pondok wisata atau homestay yang tersebar di sejumlah dusun di Desa Temajuk sebagai bagian dari pengembangan ekonomi berbasis pariwisata.

Peresmian Masih Menunggu Kesepakatan Indonesia-Malaysia

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI, Budi Setyono, didampingi Arief Wiroyudo selaku Perencana Ahli Madya Bappenas, sebelumnya menjelaskan bahwa peresmian PLB Temajuk masih menunggu kesepakatan resiprokal antara pemerintah Indonesia dan Malaysia.

"Kami menginginkan adanya kebersamaan antara Indonesia dan Malaysia dalam satu momentum yang dapat dibicarakan bersama," katanya.

"Kami mengusulkan agar momentum tersebut dilaksanakan setelah Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan dan pada saat Malaysia juga menyongsong peringatan kemerdekaannya, yaitu sekitar minggu keempat bulan Agustus 2026." 

Baca Juga: Berkeliling PLB Temajuk, Harapan Baru Warga Perbatasan Sambas

Ditargetkan Berkembang Menjadi PLBN

Dalam jangka menengah, pos perbatasan yang berada di RT 01 RW 01, Dusun Sempadan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, tersebut diharapkan berkembang menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang lebih optimal.

Keberadaan PLBN diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat lintas negara, tetapi juga memperkuat pelayanan keimigrasian, mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan, serta membuka peluang investasi dan pengembangan pariwisata di Temajuk.

Baca Juga: Blank Spot Masih Ganggu Wisatawan di Temajuk, Internet Andalkan WiFi Berbayar

Berdasarkan hasil Forum Koordinasi lintas sektor yang dipimpin Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, pemerintah menargetkan Perlintasan Temajuk–Telok Melano mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Untuk mendukung target tersebut, kementerian dan lembaga terkait mempercepat penyiapan fasilitas Customs, Immigration, Quarantine, and Security (CIQS), sekaligus pembangunan infrastruktur pendukung seperti peningkatan akses jalan, penyediaan air bersih, jaringan telekomunikasi, layanan perbankan, serta penguatan amenitas dan aksesibilitas kawasan wisata di Temajuk.*

Editor : Uray Ronald
#PLB Temajuk #Pos Lintas Batas Temajuk #wisata Temajuk #Perbatasan Indonesia Malaysia #Desa Temajuk