PONTIANAK POST – Bupati Sambas, H Satono mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurut Satono, peringatan tersebut bukan hanya mengenang perpindahan ibu kota, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dan mendorong pemerataan pembangunan.
"Pembangunan harus diarahkan sesuai visi misi menuju Indonesia Emas 2045 sesuai Asta Cita Presiden RI, dan Kabupaten Sambas yang merupakan daerah perbatasan memiliki potensi besar untuk mendukung terwujudnya pembangunan nasional," katanya, usai memimpin upacara peringatan HUT ke-27 Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas, Rabu (15/7), yang dirangkai dengan penyerahan sejumlah penghargaan kepada desa, camat, dan perangkat daerah berprestasi.
Baca Juga: Bupati Sambas Lantik 44 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Ia mengatakan Pemkab Sambas terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk serta pengembangan kawasan perbatasan melalui pembangunan infrastruktur, di antaranya Jembatan Batu Kembar, Jembatan Ceremai, jaringan listrik, dan akses menuju kebun raya.
Selain itu, lanjut Satono, Pemkab Sambas juga mendukung berbagai Program Strategis Nasional, seperti pembangunan tiga juta rumah di kawasan perbatasan, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan pelayanan publik.
"Sehingga di momen ini, kami mengajak aparatur pemerintah daerah dan masyarakat menjadikannya motivasi untuk menumbuhkan rasa memiliki serta berkolaborasi demi memajukan Kabupaten Sambas," ujarnya. (fah)
Editor : Miftakhair