PONTIANAK POST – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, bersama Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik, meninjau lokasi kecelakaan bus Damri di ruas jalan nasional Desa Penyeladi, Senin (13/4). Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur yang dinilai rawan kecelakaan.
Dalam peninjauan tersebut, Susana didampingi perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Dinas PUPR Sanggau, BPBD Sanggau, serta perangkat desa setempat. Fokus utama peninjauan adalah titik turunan curam yang sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.
Susana menegaskan bahwa penanganan ruas jalan di Desa Penyeladi memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia mengusulkan dua skema penanganan, yakni jangka pendek dan jangka panjang.
“Untuk jangka pendek, saat ini sedang dilakukan penanganan darurat oleh pihak balai. Saya meminta agar jalan ini segera dilebarkan. Sedangkan untuk jangka panjang, perlu dilakukan relokasi jalan dari Penyeladi hingga Tanjung Kapuas karena jalur saat ini terlalu sempit dan berada di kawasan padat penduduk,” jelas Susana.
Selain faktor geometri jalan, kondisi kendaraan juga menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Sanggau mengidentifikasi bahwa kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi salah satu pemicu kerusakan jalan dan kecelakaan.
Menyikapi hal tersebut, Susana menyatakan akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan instansi vertikal terkait. Langkah konkret yang direncanakan adalah memperketat pengawasan di lapangan.
“Kami akan melakukan kolaborasi dalam bentuk razia rutin. Pengawasan terhadap kendaraan yang melebihi kapasitas harus diperketat guna mengurangi risiko kerusakan infrastruktur dan menjaga keselamatan pengguna jalan,” tegasnya. (agg)
Editor : Hanif