PONTIANAK POST-Liverpool gagal melaju ke semi final Liga Champions setelah kalah 2-0 di Anfield di leg kedua pertandingan perempat final melawn Paris Saint-Germain, Rabu (15/4) dini hari WIB.
Sepasang gol dari Ousmane Dembele di babak kedua (72', 90+1')memperpanjang keunggulan agregat PSG menjadi 4-0.
Walau kalah, Pelatih Liverpool Arne Slot kepada wartawan pascapertandingan memuji penampilan anak-anak asuhnya yang tampil lebih baik dibanding leg pertama di kandang PSG.
Kali ini, Liverpool membukukan 21 tembakan ke gawang dengan tujuh diantaranya tepat sasaran. Bandingkan bila saat The Reds bertandang di Parc des Princes yang hanya melakukan tiga tembakan ke gawang dan nihil shoot on target.
Baca Juga: Andy Robertson Susul Mo Salah Tinggalkan Liverpool di Akhir Musim
"Saya pikir kami membuat banyak kemajuan dibandingkan minggu lalu. Saya harus memberikan banyak pujian kepada para pemain, betapa kerasnya mereka bekerja," kata Arne Slot, dikutip di laman resmi Liverpool.FC.
Tampil Menyerang
Di pertandingan ini Liverpool memang tampil menekan. Terutama di babak kedua. Sayangnya, banyak peluang tercipta tanpa ada satu pun gol yang melesak ke gawang PSG yang dijaga oleh Matvey Safonov.
Masuknya Mo Salah menggantikan Hugo Ekitike yang cidera di babak pertama. Membuat daya gedor tambah bervariasi. Sayangnya Alexander Isak yang tampil starter di pertandingan ini bermain mengecewakan.
Arne Slot pun menggantinya dengan Cody Gakpo di awal babak kedua. Daya serang Liverpool semakin menggila. Sayangnya penyelesaian akhir yang masih lemah serta penyelematan gemilang Safononov membuat gawang PSG masih perawan hingga babak akhir.
Baca Juga: MU Bidik Morgan Rogers, Arsenal dan Chelsea Turut Serta
Sebaliknya PSG, mengandalkan serangan balik. Tetapi mampu memanfaatkan peluang dengan klinis dan membuat sepasang gol lewat Dembele.
"Sayangnya itu salah satu dari banyak contoh musim ini di mana kami tidak bisa mencetak gol dari banyak peluang yang kami miliki. Sekali lagi, kami sangat berkinerja buruk dalam hal itu," keluh Slot.
Penalti Dibatalkan
Sebetelunya wasit Maurizio Mariani yang memimpin laga tersebut sempat menunjuk titik putih penalti setelah Mac Allister diganjal Pacho di menit ke-64. Namun setelah mendapat intervensi VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut.
"Intervensi lain dari VAR, yang tidak menguntungkan kami dan itu juga bukan untuk pertama kalinya musim ini," sesal Slot.
Baca Juga: Maguire Tolak Tawaran Bermain di AS, Pilih Setia di Manchester United
"Ya, ada kontak. Tetapi Anda tidak akan pernah memberikan penalti untuk ini. Tetapi jika penalti telah diberikan, biasanya VAR memberi tahu Anda, 'Saya melihat kontak' dan kemudian keputusan harus menjadi keputusan di lapangan. Saya tidak terkejut bahwa ini melawan kami, tetapi itu bukan kisah permainan," sesal Slot. (*)
Editor : Efprizan