PONTIANAK POST-Pelatih Chelsea Liam Rosenior, melontarkan kritik keras kepada para pemainnya setelah rentetan kekalahan yang dialami The Blues.
Rabu (22/4) dini hari WIB, Chelsea kalah telak 3-0 dari Brighton & Hove Albion di AMEX Stadium pada laga pekan ke-34 Liga Inggris 2025/26.
Tuan rumah membuka keunggulan cepat melalui Ferdi Kadioglu (3') kemudian menambah dua gol di babak kedua lewat Jack Hinshelwood (56') dan Danny Welbeck (90+1').
Tambahan tiga poin membuat Brighton naik ke peringkat keenam klasemen dengan 50 poin, menggusur Chelsea yang turun ke posisi ketujuh dengan koleksi 58 poin.
Baca Juga: Manchester United Hanya Butuh Enam Poin lagi untuk Segel Tiket Liga Champions
Juga tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima setelah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Lima tim teratas lolos ke Liga Champions, tetapi dengan hanya empat putaran tersisa di musim ini, Chelsea berada di ambang tersingkir.
Dikutip dari ESPN, Chelsea kini telah kalah dalam lima pertandingan liga berturut-turut tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak tahun 1912.
Dilaporkan, Rosenior menjadi sasaran nyanyian-nyanyian miring dari para pendukung tim tamu yang kecewa selama babak kedua pertandingan yang tanpa daya, di mana timnya gagal mencatatkan satu pun percobaan ke gawang.
Ketika ditanya apakah penampilan tersebut merupakan yang terburuk selama masa jabatannya, mantan pelatih Strasbourg itu mengatakan kepada Sky Sports "Jauh sekali. Itu tidak dapat diterima dalam setiap aspek permainan, tidak dapat diterima dalam sikap kami," ujarnya dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Gawat! Liverpool Krisis Penjaga Gawang Arungi Sisa Laga Liga Inggris
"Saya terus membela para pemain. Penampilan malam ini tidak bisa dibenarkan," katanya lagi. Liam Rosenior pun meminta maaf kepada para penggemar Chelsea setelah kekalahan menyakitkan dari Brighton.
"Cara kami kebobolan gol, banyaknya duel yang kami kalahkan, kurangnya intensitas dalam tim. Sesuatu perlu diubah secara drastis sekarang juga," katanya.
Kritiknya lagi, "Profesionalisme tidak ada. Ini benar-benar malam yang sulit. Malam tersulit bukan hanya di sini, sejauh ini, di klub sepak bola yang luar biasa ini, tetapi dalam karier saya."
"Beberapa hal yang saya saksikan hari ini, saya tidak ingin melihatnya lagi."
Baca Juga: Kalah dari City, Arteta tetap Percaya Diri Arsenal Rebut Juara Liga Inggris
Dalam waktu dekat (26/4), Chelsea akan menghadapi Leeds di semifinal Piala FA. Kompetisi ini menjadi satu-satunya harapan Chelsea untuk mendapatkan trofi di musim ini. (*)
Editor : Efprizan