PONTIANAK POST - Marcus Rashford berpeluang kembali ke Manchester United setelah Barcelona dilaporkan memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanennya musim panas ini.
Klub Catalan disebut mundur karena nilai transfer sekitar £26 juta dinilai terlalu tinggi, meski sebelumnya sempat membuka peluang merekrut Rashford secara penuh.
Laporan SPORT menyebut pelatih Hansi Flick dan direktur olahraga Deco sepakat tidak melanjutkan negosiasi dan memilih mencari opsi penyerang yang lebih murah.
Keputusan itu menjadi pukulan bagi Rashford yang sempat menunjukkan awal menjanjikan selama masa peminjamannya di Spanyol.
Baca Juga: Jelang Kepulangan Sancho ke Manchester United: Dortmund Buka Jalan Selamatkan Kariernya
Dalam 44 laga musim ini, ia mencetak 12 gol dan 13 assist, namun belakangan kehilangan tempat utama setelah hanya tampil dalam dua dari delapan laga terakhir La Liga.
Situasi ini memunculkan ironi bagi pemain yang pernah menjadi simbol akademi United, tetapi kini menghadapi ketidakpastian di dua klub.
Sumber laporan menyebut keputusan Barcelona nyaris final, sementara agen Rashford mulai mencari jalan keluar lain untuk masa depannya.
Meski masih terikat kontrak dengan United hingga 2028 dan terbuka kembali ke Old Trafford, peluang bertahan juga belum jelas.
Baca Juga: Juventus Bidik De Gea, Alisson Makin Sulit Karena Mahal
Sir Jim Ratcliffe disebut tidak antusias membawa Rashford kembali masuk proyek skuad, bahkan jika Michael Carrick tetap menangani tim.
Faktor itu membuat kepulangan Rashford berpotensi bukan menjadi jalan pulang, melainkan awal persoalan baru dalam kariernya.
Saat dimintai komentar awal bulan ini, Flick juga tidak memberi sinyal kuat soal masa depan sang penyerang di Barcelona.
Jika tak ada perubahan, musim panas ini bisa menjadi momen penentuan bagi Rashford untuk menyelamatkan arah kariernya. (zan)
Editor : Efprizan