PONTIANAK POST - Arsenal memburu kembali posisi puncak Premier League saat menjamu Newcastle United di Stadion Emirates, London, Sabtu (25/4) malam, di tengah tekanan besar dalam persaingan juara dengan Manchester City.
Arsenal dan City sama-sama mengoleksi 70 poin, tetapi The Gunners turun ke posisi kedua karena kalah produktivitas gol.
Situasi itu membuat Arsenal tak cukup hanya menang, tetapi juga dituntut mengejar margin gol demi kembali menguasai klasemen.
“Kami tidak hanya butuh sekadar kemenangan, tetapi kemenangan yang besar,” kata Kai Havertz seperti dikutip Football London.
Baca Juga: Semifinal Piala FA: Manchester City Bidik Final Kedua, Southampton Siap Ganggu Dominasi Guardiola
Tekanan itu datang di tengah bayang-bayang label “The Bottle” yang kembali menghantui Arsenal setiap memasuki fase akhir perebutan gelar.
Dalam 14 laga Premier League tahun ini, Arsenal hanya mencatat tujuh kemenangan, dengan empat di antaranya diraih lewat selisih lebih dari satu gol.
Performa Gyokeres
Sorotan juga tertuju pada Viktor Gyokeres yang mulai mengalami penurunan performa setelah menjadi top skor Arsenal dengan 18 gol musim ini.
Kembalinya Havertz dari cedera memberi opsi baru, terutama untuk menjaga ritme serangan bersama Martin Odegaard dan Bukayo Saka.
Baca Juga: Kata Pep Guardiola Usai Menang Tipis Atas Burnley dan Kudeta Arsenal di Puncak Klasemen Liga Inggris
“Dia memberi sedikit lebih banyak kontrol dalam permainan karena lebih bagus dalam menahan bola,” ujar analis Perry Groves dikutip Sky Sports.
Di tengah tekanan angka dan taktik, laga ini juga menguji respons Arsenal setelah 200 hari memimpin klasemen kini harus terusik oleh City.
Jika menang dan kembali merebut puncak, Arsenal berpeluang mendekati bahkan melewati catatan Newcastle yang pernah memimpin klasemen selama 212 hari pada musim 1995-1996.
Pertarungan Hidup-Mati
Pelatih Mikel Arteta menegaskan timnya siap menghadapi tekanan dan menjadikan lima laga sisa sebagai pertarungan hidup-mati.
Baca Juga: Empat Prioritas Transfer Manchester United, Lini Tengah Jadi Fokus Utama
“Lima pertandingan tersisa, besok pertandingan pertama, habis-habisan. Mari kita raih,” kata Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.
Duel melawan Newcastle bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal menjaga keyakinan ruang ganti agar mimpi juara tidak kembali lepas di tikungan akhir. (*)
Perkiraan Pemain:
ARSENAL (4-2-3-1): 1-Raya (g); 12-Timber, 2-Saliba, 6-Gabriel, 5-Hincapie; 36-Zubimendi, 41-Rice; 20-Madueke, 8-Odegaard (c), 10-Eze; 29-Havertz
Pelatih: Mikel Arteta
NEWCASTLE UNITED (4-2-3-1): 1-Pope (g); 2-Trippier, 12-Thiaw, 4-Botman, 3-Hall; 39-Bruno Guimaraes (c), 8-Tonali; 20-Elanga, 41-Ramsey, 11-Barnes; 10-Gordon
Pelatih: Eddie Howe
Wasit: Sam Barrott
Stadion: Emirates, London
Siaran Langsung: SCTV/Vidio pukul 23.30 WIB
Prediksi Skor: 1-1
Editor : Efprizan