PONTIANAK POST - Paris Saint-Germain menghadapi Bayern Munich pada leg kedua semifinal Liga Champions di Fussball Arena München, Kamis (6/5) dini hari WIB, dengan keunggulan satu gol yang dinilai belum aman oleh pelatih Luis Enrique.
Luis Enrique menegaskan seluruh pemain harus tetap fokus karena keunggulan tipis tidak menjamin kelolosan ke final.
“Saat memainkan pertandingan seperti ini, melawan lawan seperti ini, kami memiliki keunggulan satu gol, tetapi itu bukan apa-apa dalam sepak bola,” kata Luis Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (6/5).
Ia menambahkan timnya tidak akan mengendurkan permainan dan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi para pendukung.
“Tidak akan ada pemain atau pendukung PSG yang akan berhenti bermain atau bernyanyi, saatnya memberikan lebih banyak lagi agar bisa lolos ke final kedua,” ujarnya.
Baca Juga: BAYERN MUNCHEN vs PARIS SAINT-GERMAIN: Peluang Hujan Gol Kembali!
Kenangan Juara Liga Champions
PSG juga membawa motivasi kuat dari pengalaman sebelumnya, termasuk kenangan menjuarai Liga Champions di stadion yang sama.
PSG menjuarai Liga Champions musim 2024/2025 di Allianz Arena (Munich Football Arena), Munich, Jerman. Mereka meraih gelar pertama tersebut setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor 5-0 pada final yang digelar di stadion tersebut.
Sekitar 4.000 pendukung PSG dipastikan hadir langsung di stadion, yang menurut Luis Enrique menjadi dorongan tambahan bagi tim.
“Dukungan para penggemar sangat penting bagi kami dan menjadi motivasi tambahan,” katanya.
Tetap Bermain Menyerang
Di sisi pemain, gelandang muda PSG Warren Zaïre-Emery menyebut laga ini sebagai salah satu pertandingan terbesar dalam kariernya.
“Di lapangan itu pertandingan yang luar biasa, kami mengharapkan laga yang sama, mungkin lebih sulit, dan kami siap mencoba mencapai final,” kata Zaïre-Emery.
Ia menekankan pentingnya disiplin bertahan dan kerja sama tim untuk menghadapi kekuatan Bayern yang agresif.
“Kita harus bertahan lebih tinggi, melakukan pressing, dan semua pemain harus bekerja bersama untuk merebut bola,” ujarnya.
Baca Juga: Arsenal 1-0 Atletico Madrid: Arteta Ukir Sejarah, Simeone Akui Keunggulan Lawan
Zaïre-Emery juga menegaskan timnya akan tetap bermain menyerang sesuai karakter yang telah dibangun sepanjang musim.
“Tim ini dibangun untuk menyerang dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memenangkan pertandingan ini dan lolos ke final lagi,” katanya.
Pertandingan ini menjadi penentu langkah PSG menuju final Liga Champions, dengan tekanan tinggi tidak hanya dari lawan tetapi juga harapan besar para pendukung. (*)
Editor : Efprizan