PONTIANAK POST - Inter Milan memastikan gelar Coppa Italia usai menundukkan Lazio di Stadion Olimpico, Roma, sekaligus menutup musim dengan raihan dua trofi.
Tim asuhan Cristian Chivu sebelumnya telah mengamankan gelar Serie A dan kini melengkapi musim dengan trofi Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub.
Inter unggul cepat lewat gol bunuh diri Adam Marusic pada 15 menit awal pertandingan setelah tekanan yang dibangun lini depan Nerazzurri membuat pertahanan Lazio panik.
Kesalahan fatal Nuno Tavares kemudian dimanfaatkan Inter untuk menggandakan keunggulan dan membuat Lazio semakin sulit bangkit.
Baca Juga: Manchester City 3-0 Crsystal Palace: Foden Menggila, The Citizens Jaga Napas Perburuan Gelar
Sepanjang pertandingan, Lazio gagal menciptakan gol balasan yang mampu membuka peluang comeback meski sempat tampil lebih terbuka pada babak kedua.
Ketegangan sempat meningkat menjelang akhir laga setelah tekel keras Pedro kepada Federico Dimarco memicu adu mulut antarpemain di lapangan.
Hasil Kerja Keras
Chivu menyebut keberhasilan Inter musim ini sebagai hasil kerja keras tim yang mampu melewati tekanan sepanjang kompetisi.
“Kami memenangkan dua trofi musim ini dan kami pantas mendapatkannya,” kata Chivu kepada Mediaset.
Baca Juga: Liverpool, MU dan Arsenal Berebut Bek Juventus Andrea Cambiaso
Pelatih asal Rumania itu juga menegaskan dukungan suporter dan klub menjadi faktor penting dalam musim pertamanya bersama Inter yang berjalan hampir sempurna.
Tanpa Tiket Kompetisi Eropa
Di kubu Lazio, pelatih Maurizio Sarri mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan peluang terakhir untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
“Kami tidak bermain pasif, tetapi kesalahan sendiri membuat pertandingan berubah,” ujar Sarri.
Sarri juga menyoroti kondisi mental pemain dan besarnya harapan suporter yang memenuhi stadion pada laga penting tersebut.
“Saya kasihan kepada para pemain dan suporter karena mereka datang dalam jumlah besar malam ini,” katanya.
Kekalahan itu membuat Lazio dipastikan menutup musim tanpa tiket kompetisi Eropa, sementara Inter merayakan musim gemilang bersama para pendukungnya di Roma.
Editor : Efprizan