PONTIANAK POST - Gelandang Declan Rice tertangkap kamera menunjukkan reaksi emosional saat mengetahui West Ham United terdegradasi dari Premier League, beberapa saat sebelum ia mengangkat trofi juara bersama Arsenal di Selhurst Park, Minggu (24/5) malam WIB.
Rice baru saja membantu Arsenal menang 2-1 atas Crystal Palace dan memastikan gelar Liga Inggris pertama klub London Utara itu dalam 22 tahun terakhir.
Namun, suasana bahagia itu berubah pahit ketika pengumuman hasil pertandingan lain terdengar melalui pengeras suara stadion.
Baca Juga: West Ham Degradasi Setelah 14 Musim Meski Bungkam Leeds Tiga Gol
Reaksi Emosional Rice Jadi Sorotan
West Ham dipastikan terdegradasi ke Championship meski menang 3-0 atas Leeds United karena Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan Everton 1-0 dan selamat dari zona merah.
Dalam video yang viral di media sosial, Rice terlihat memukul kedua tangannya dengan ekspresi frustrasi setelah mendengar kabar degradasi mantan klubnya.
Sejumlah pendukung West Ham menyebut reaksi itu sebagai bukti bahwa Rice masih memiliki ikatan emosional kuat dengan klub yang membesarkan namanya.
“Itu menyakitkan untuk dilihat. Declan Rice mengetahui West Ham degradasi dan dia masih mencintai klub ini,” tulis seorang suporter di media sosial seperti dikutip dari SPORTbible.
Baca Juga: Chelsea Gagal ke Eropa Setelah Tumbang 1-2 dari Sunderland
West Ham Ukir Catatan Kelam
Degradasi musim ini menjadi yang pertama bagi West Ham dalam 15 tahun terakhir sekaligus menghadirkan catatan langka di sepak bola Inggris.
Klub berjuluk The Hammers itu harus turun kasta meski meraih kemenangan pada laga terakhir musim, sebuah situasi yang disebut media Inggris belum pernah terjadi dalam 138 tahun kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Pelatih Nuno Espirito Santo gagal membawa tim keluar dari tekanan zona degradasi sepanjang musim.
West Ham kini akan bermain di Championship untuk pertama kalinya sejak 2012.
Baca Juga: Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Anfield dalam Laga Perpisahan Liverpool
Rice Tetap Hormati West Ham
Sebelum Arsenal menghadapi West Ham pada 10 Mei lalu, Rice sempat menyampaikan penghormatan mendalam kepada mantan klubnya.
Dalam wawancara bersama Amazon Prime Sport, ia menyebut West Ham sebagai klub yang membentuk karier profesionalnya.
“Tanpa West Ham, tidak akan ada Declan Rice. Mereka memberi saya kesempatan saat Chelsea tidak melakukannya,” ujarnya.
Rice juga mengaku sedih melihat kondisi West Ham yang terus berjuang di papan bawah musim ini.
Baca Juga: Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist Premier League Saat Manchester United Bungkam Brighton 3-0
Dari Pemain Akademi hingga Kapen Tim
Pemain tim nasional Inggris itu mencatatkan 245 penampilan dan 15 gol untuk West Ham di semua kompetisi sebelum pindah ke Arsenal pada Juli 2023.
Selama membela klub London Timur tersebut, Rice berkembang dari pemain akademi hingga menjadi kapten utama tim.
Ia turut membawa West Ham menjuarai UEFA Europa Conference League 2022/2023 dan menjadi kapten pertama sejak Bobby Moore pada 1965 yang mengangkat trofi Eropa untuk klub tersebut.
Rice juga tiga kali memenangkan penghargaan Hammer of the Year serta mencatat statistik intersep dan perebutan bola terbanyak di Premier League pada musim terakhirnya bersama West Ham.
Arsenal merekrut Rice dengan nilai transfer mencapai 105 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun, menjadikannya pembelian termahal dalam sejarah klub London Utara tersebut. (*)
Editor : Efprizan