PONTIANAK POST - Rumah mewah yang pernah dihuni Jürgen Klopp di kawasan elite Formby, Merseyside, akhirnya terjual setelah hampir dua tahun sejak mantan pelatih Liverpool itu meninggalkan klub.
Menurut laporan Mirror, properti senilai £4,25 juta atau sekitar Rp100 miliar tersebut menjadi salah satu rumah yang paling banyak dilihat di Inggris sepanjang 2024.
Penjualan rumah itu terjadi hanya beberapa hari setelah Liverpool menunjuk pelatih baru, Andoni Iraola. Identitas pemilik baru properti yang berada di Victoria Road, kawasan yang dikenal sebagai "Millionaire's Row" Merseyside, belum diungkap ke publik.
Rumah Ikonik yang Menjadi Bagian Era Keemasan Klopp
Properti tersebut bukan sekadar rumah mewah. Bangunan itu menjadi saksi perjalanan hampir satu dekade Klopp selama memimpin Liverpool sejak 2015 hingga akhir musim 2023/2024.
Rumah yang berdiri di lahan privat berpagar itu memiliki enam kamar tidur, tujuh kamar mandi, empat ruang resepsi, kolam renang, pusat kebugaran, ruang bioskop, serta fasilitas spa pribadi.
Agen properti Berkeley Shaw sebelumnya menggambarkan rumah tersebut sebagai hunian eksklusif yang berada di kawasan Freshfield dengan taman luas dan akses keamanan tertutup.
Saat pertama kali dipasarkan pada Oktober 2024, agen properti William Goulden menyebut rumah itu sebagai salah satu properti paling istimewa di wilayah tersebut.
"Ini adalah rumah luar biasa di salah satu kawasan terindah di Inggris. Banyak orang mengetahui sejarah properti ini," ujarnya saat peluncuran penjualan.
Baca Juga: Liverpool Bidik Iraola, Pelatih dengan Gaya Mirip Jürgen Klopp
Data dari situs properti Rightmove menunjukkan rumah tersebut termasuk salah satu listing yang paling banyak dilihat sepanjang 2024.
Lebih dari Sekadar Properti, Klopp Menjadi Bagian Komunitas Formby
Bagi warga Formby, rumah itu menyimpan cerita yang lebih besar daripada nilai jualnya.
Klopp bersama istrinya, Ulla Sandrock, menetap di kawasan tersebut sejak 2015. Selama hampir sembilan tahun, keluarga itu dikenal aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Mereka kerap terlihat makan di pub lokal The Freshfield, berjalan-jalan bersama anjing peliharaan di pantai Formby, hingga menikmati ruang terbuka hijau yang menjadi ciri khas kawasan pesisir tersebut.
Klopp juga beberapa kali terlihat menyaksikan pertandingan di klub kriket lokal Formby Cricket Club.
Warga setempat mengenalnya sebagai figur sepak bola kelas dunia yang tetap menjalani kehidupan sederhana di tengah komunitas lokal.
Phil, seorang warga Formby yang diwawancarai ITV Granada, mengingat pertemuannya dengan Klopp sebagai pengalaman yang berkesan. Meski mengaku sebagai pendukung Everton, ia menilai Klopp selalu terbuka kepada siapa pun.
"Kami sempat berdiri dan berbicara dengannya selama beberapa menit. Rasanya sangat menyenangkan. Dia sangat ramah," kata Phil beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Jurgen Klopp Pelatih Real Madrid, Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden
Sejarah Kepemilikan yang Melibatkan Nama-Nama Besar Liverpool
Rumah tersebut memiliki riwayat kepemilikan yang unik karena melibatkan sejumlah tokoh penting Liverpool.
Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, membeli rumah itu pada 2005 setelah selesai dibangun oleh pengembang lokal.
Ketika pindah ke klub Amerika Serikat LA Galaxy pada 2015, Gerrard menjual properti tersebut kepada Brendan Rodgers yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih Liverpool.
Rodgers kemudian dipecat pada Oktober 2015, tetapi tetap mempertahankan rumah tersebut dan menyewakannya kepada Klopp yang baru datang ke Anfield.
Pada 2019, Liverpool FC membeli properti itu sebagai aset investasi klub. Klub disebut mengizinkan Klopp menempatinya tanpa biaya sewa hingga akhir masa jabatannya.
Menariknya, penerus Klopp, Arne Slot, sempat diperlihatkan rumah tersebut setelah menerima pekerjaan sebagai manajer Liverpool. Namun, ia memilih tidak menempatinya.
Formby Tetap Menjadi Magnet Tokoh Sepak Bola Inggris
Penjualan rumah Klopp kembali menyoroti Formby sebagai salah satu kawasan favorit pesepak bola dan pelatih elite Inggris.
Lokasinya yang tenang, dekat pantai, serta memiliki privasi tinggi menjadikan kawasan tersebut diminati banyak figur sepak bola.
Mantan striker Everton, Duncan Ferguson, masih tinggal di wilayah itu hingga kini.
Bek Everton saat ini, Jarrod Branthwaite, juga dikenal sebagai salah satu wajah yang sering terlihat di pusat desa Formby.
Keberadaan para tokoh sepak bola tersebut membuat Formby mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kawasan hunian paling prestisius di Merseyside.
Akhir Sebuah Babak dalam Perjalanan Klopp
Bagi sebagian pendukung Liverpool, terjualnya rumah tersebut menjadi simbol berakhirnya satu era.
Rumah itu tidak hanya merepresentasikan kemewahan, tetapi juga mengingatkan pada periode ketika Klopp mengubah Liverpool menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa.
Setelah meninggalkan Merseyside pada akhir musim 2023/2024, Klopp memilih memulai kehidupan baru di Mallorca, Spanyol.
Kini, dengan papan "sold" yang telah terpasang di depan gerbang rumah, salah satu peninggalan paling ikonik dari era Klopp di Liverpool resmi berganti tangan.
Meski demikian, kenangan yang tercipta di dalamnya tetap menjadi bagian dari sejarah klub dan masyarakat Formby yang pernah menyambutnya sebagai tetangga.*
Editor : Uray Ronald