Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kiper Curacao Cetak Sejarah di Piala Dunia, Tahan Ekuador dengan 15 Penyelamatan

Efprizan • Minggu, 21 Juni 2026 | 14:01 WIB
Eloy Room menjadi pahlawan Curacao setelah mencatat 15 penyelamatan saat menahan imbang Ecuador.(IG@eloyroom)
Eloy Room menjadi pahlawan Curacao setelah mencatat 15 penyelamatan saat menahan imbang Ekuador.(IG@eloyroom)

PONTIANAK POST - Kiper Curacao, Eloy Room, mencatat 15 penyelamatan saat menahan imbang Ekuador 0-0 pada laga Grup E Piala Dunia di Kansas City, Missouri, Minggu (21/6) pagi WIB, sekaligus membawa negaranya meraih poin pertama dalam sejarah penampilan di turnamen tersebut.

Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Curacao, negara berpenduduk sekitar 156 ribu jiwa yang berstatus debutan di Piala Dunia dan menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di ajang tersebut.

Penampilan Gemilang Eloy Room

Room langsung menunjukkan performa luar biasa sejak awal pertandingan dengan menggagalkan peluang emas penyerang Ekuador, Enner Valencia, pada menit kedua.

Kiper berusia 37 tahun itu terus menjadi tembok kokoh bagi Curacao saat menghadapi gempuran Ekuador sepanjang laga, termasuk menepis tembakan jarak jauh John Yeboah pada menit ke-41 dan sundulan Valencia pada babak kedua.

Baca Juga: Undav Jadi Pahlawan Saat Kalahkan Pantai Gading 2-1, Jerman Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia

Jumlah 15 penyelamatan yang dibukukan Room menjadi rekor penyelamatan terbanyak dalam pertandingan 90 menit sepanjang sejarah Piala Dunia.

Catatan tersebut hanya kalah dari kiper Amerika Serikat, Tim Howard, yang membuat 16 penyelamatan saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 yang berlangsung hingga perpanjangan waktu.

"Saya tidak memikirkan rekor itu selama pertandingan," kata Room kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

Ia bahkan bercanda merasa sedikit kesal karena gagal menyamai catatan Howard, meski menegaskan hasil imbang tersebut merupakan buah kerja keras seluruh tim.

Baca Juga: Koeman Kirim Peringatan ke Rival Usai Belanda Hancurkan Swedia 5-1 di Piala Dunia

Mimpi Masa Kecil yang Menjadi Nyata

Room bukan sosok asing dalam sejarah sepak bola Curacao.

Pada Gold Cup 2019, ia juga menjadi pahlawan saat membantu Curacao meraih kemenangan perdana di turnamen tersebut melawan Honduras melalui belasan penyelamatan penting.

Dalam wawancara dengan FIFA awal tahun ini, Room mengaku memilih membela Curacao karena memiliki impian sejak kecil untuk membawa negara tersebut tampil di Piala Dunia.

Kiper kelahiran Belanda itu berhak memperkuat Curacao melalui garis keturunan ayahnya dan mengaku sering mengunjungi negara Karibia tersebut saat masa kecil.

Baca Juga: Dibantai Belanda 5-1, Swedia Fokus Rebut Tiket Fase Gugur Piala Dunia

Ia bergabung dengan tim nasional Curacao pada 2015 setelah dihubungi mantan striker Belanda, Patrick Kluivert, yang saat itu menjadi pelatih tim nasional.

Eloy Room saat ini bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Miami FC yang berkompetisi di USL Championship. Ia bergabung dengan klub tersebut sejak Januari 2026

Dampak Besar bagi Curacao

Pelatih Curacao, Dick Advocaat, mengakui timnya menghadapi tekanan luar biasa dari Ekuador sepanjang pertandingan.

Namun satu sosok bernama Eloy Room cukup untuk memastikan Curacao membawa pulang hasil bersejarah dari Kansas City.

Baca Juga: Lamine Yamal Belum Fit, Spanyol Tetap Optimistis Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia

Ekuador juga memberikan pengakuan terhadap penampilan sang kiper.

Kiper Ekuador, Hernan Galindez, menyebut Room menjalani pertandingan terbaik dalam hidupnya saat menghadapi wakil Amerika Selatan tersebut.

Laga bersejarah itu turut disaksikan Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima yang hadir langsung di stadion.

Room mengungkapkan keluarga kerajaan Belanda ikut merayakan hasil tersebut bersama skuad Curacao setelah pertandingan.

Baca Juga: Mourinho Yakinkan Cucurella Gabung Real Madrid Saat Piala Dunia

Performa heroik Room juga memicu lonjakan perhatian publik.

Jumlah pengikut akun Instagram miliknya melonjak dari kurang dari 100 ribu menjadi sekitar 700 ribu hanya dalam waktu singkat setelah pertandingan.

Bagi Curacao, satu poin dari Ekuador bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan tonggak sejarah yang membuktikan negara kecil itu mampu bersaing di panggung sepak bola terbesar dunia. (*)

Editor : Efprizan
#Ekuador vs Curacao #Eloy Room #Kiper Curacao #Grup E Piala Dunia #piala dunia 2026