Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kanada Tersingkir di Piala Dunia, Jesse Marsch Tetap Bangga Meski Dibungkam Maroko 3-0

Efprizan • Minggu, 5 Juli 2026 | 05:17 WIB
Para pemain Maroko berselebrasi merayakan salah satu gol mereka ke gawang Kanada. (IG@equipedumaroc)
Para pemain Maroko berselebrasi merayakan salah satu gol mereka ke gawang Kanada. (IG@equipedumaroc)

PONTIANAK POST - Kanada harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-3 dari Maroko di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7) dini hari WIB, tetapi pelatih Jesse Marsch menilai timnya justru tampil lebih baik dan layak mendapat hasil berbeda meski gagal melaju ke perempat final.

Kanada mendominasi jalannya babak pertama dengan sejumlah peluang emas melalui Jonathan David dan Tani Oluwaseyi, namun gagal mengubah dominasi menjadi gol sebelum Maroko mengambil alih pertandingan pada babak kedua.

Jesse Marsch: Kanada Bermain Lebih Baik

Azzedine Ounahi membuka keunggulan Maroko pada menit ke-50 sebelum kembali mencetak gol keduanya, sedangkan Soufiane Rahimi memastikan kemenangan 3-0 lewat gol pada penghujung pertandingan.

Meski kalah dengan skor telak, Jesse Marsch menilai performa anak asuhnya mencerminkan perkembangan besar sepak bola Kanada.

Baca Juga: Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Brasil dan Argentina Hadapi Jalur Terjal, Prancis Diunggulkan

"Kami menyerang sepanjang pertandingan, tidak bermain bertahan, dan menunjukkan bahwa kami bisa menjadi tim yang lebih baik. Saya lebih memilih menjadi kami daripada mereka. Kami pantas bangga," kata Marsch usai pertandingan, dikutip dari ESPN.

Menurut Marsch, Kanada tampil sangat baik sepanjang babak pertama dan hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir.

"Dalam pertandingan sebesar ini, yang penting adalah seberapa besar keyakinan kami untuk bermain sesuai identitas sendiri. Kami melakukannya. Kami seharusnya unggul lebih dulu. Pada akhirnya, detail kecil menjadi pembeda," ujarnya.

Ia bahkan menyebut Kanada tampil lebih baik dibanding Maroko yang saat ini berada di peringkat ketujuh dunia.

Baca Juga: Kolombia Singkirkan Ghana, Tantang Swiss di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

"Pada hari lain mungkin kami bisa unggul lebih dulu dan memenangkan pertandingan. Kami memang kalah, tetapi cara kami bermain menunjukkan bahwa kami lebih baik hari ini," kata Marsch.

Maroko Menjawab Lewat Efektivitas

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi tidak sepenuhnya sependapat dengan penilaian Marsch.

"Dalam hal intensitas mereka memang bagus. Tetapi mengatakan mereka lebih baik setelah kalah 3-0 tentu sulit diterima. Pada babak kedua kami tampil lebih baik daripada mereka," ujar Ouahbi.

Kemenangan tersebut membawa Maroko melangkah ke babak perempat final setelah tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dibanding Kanada.

Baca Juga: Tanjung Verde Pulang dengan Kepala Tegak: Lionel Messi Cetak Rekor Piala Dunia

Prestasi Terbaik Kanada di Piala Dunia

Meski tersingkir, pencapaian Kanada menembus babak 16 besar menjadi sejarah baru bagi negara tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko.

Sebelumnya Kanada selalu gagal melewati fase grup pada dua penampilan terdahulu, yakni Piala Dunia 1986 dan 2022.

Marsch juga mengungkapkan bek sayap andalan Alphonso Davies tidak dapat dimainkan karena masih dalam pemulihan cedera hamstring.

"Perkembangannya sebenarnya sangat baik sampai dua hari lalu. Namun dia kembali merasakan sedikit gangguan. Cederanya memang tidak serius, tetapi kami tidak ingin mengambil risiko," jelas Marsch.

Baca Juga: Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Cetak Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Meski perjalanan Kanada berakhir, performa mereka sepanjang turnamen dinilai menjadi fondasi penting bagi perkembangan sepak bola negara tersebut pada masa mendatang. (*)

Editor : Efprizan
#Jesse Marsch #kanada vs maroko #Maroko lolos perempat final #Azzedine Ounahi #piala dunia 2026