Elite Kalbar Terbelah Jelang Final Piala Dunia 2026, Berikut Peta Dukungan Gubernur hingga Bupati dan Wali Kota dalam Laga Argentina Vs Spanyol

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 22:12 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan duduk lesehan dan berbaur bersama ribuan warga saat mengikuti nonton bareng (nobar) perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis melawan Inggris di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Minggu (19/7) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM lokal.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan duduk lesehan dan berbaur bersama ribuan warga saat mengikuti nonton bareng (nobar) perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis melawan Inggris di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Minggu (19/7) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM lokal.

 

PONTIANAK POST – Final Piala Dunia FIFA 2026 tak hanya membelah dukungan jutaan pencinta sepak bola dunia, tetapi juga para tokoh di Kalimantan Barat. Sejumlah pejabat dan pimpinan organisasi olahraga kompak menjagokan Argentina mempertahankan gelar juara, sementara sebagian lainnya meyakini Spanyol akan menjadi kampiun baru.

Perbedaan pilihan itu dipicu beragam alasan, mulai dari faktor mental juara dan pengalaman Lionel Messi, hingga permainan kolektif serta penampilan gemilang Lamine Yamal bersama La Furia Roja.

Kubu Argentina Lebih Banyak

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, yang sebelumnya mendukung Prancis, mengalihkan dukungannya kepada Argentina setelah Les Bleus tersingkir di semifinal.

Ketua DPRD Kalbar Aloysius, Ketua Asprov PSSI Kalbar Suyanto Tanjung, Sekretaris Daerah Kalbar Harisson, Bupati Kubu Raya Sujiwo, hingga Ketua DPRD Kayong Utara Surya Aditya juga kompak menjagokan Lionel Messi dan kawan-kawan.

Mayoritas menilai pengalaman, mental juara, serta kepemimpinan Messi menjadi faktor yang membuat Argentina lebih diunggulkan.

Kubu Spanyol Andalkan Yamal

Di sisi lain, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memilih mendukung Spanyol setelah tim favoritnya, Prancis, gagal melaju ke final.

Ia meyakini La Furia Roja mampu menang 3-2 atas Argentina.

Dukungan serupa datang dari Komite Eksekutif PSSI Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar yang menilai permainan taktis, disiplin, dan kecepatan pemain Spanyol menjadi modal utama untuk mengangkat trofi.

Optimisme terhadap Spanyol juga disampaikan presenter olahraga asal Spanyol David Sanchez, mantan bek Timnas Prancis Frank Leboeuf, serta pelatih PSS Sleman Pieter Huistra.

Messi vs Yamal Jadi Magnet Final

Di balik perbedaan pilihan tersebut, hampir seluruh tokoh sepakat final akan menyajikan duel menarik antara Lionel Messi dan Lamine Yamal.

Messi diharapkan mampu membawa Argentina mempertahankan gelar sekaligus menutup karier Piala Dunianya dengan trofi. Sebaliknya, Yamal dipandang sebagai simbol lahirnya generasi baru Spanyol yang siap mengakhiri dominasi Albiceleste. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Final Piala Dunia 2026 argentina vs spanyol elite Kalimantan Barat lionel messi lamine yamal