Cantik dan energik. Itulah kesan ditangkap dari sekelompok kaum hawa dari Jakarta ini. Mereka adalah Amore Dance. Klub dancing yang diundang panitia untuk menyemarakkan Imlek dan Cap Go Meh 2020 di Singkawang.
HARI KURNIATHAMA,
SINGKAWANG
MENGGUNAKAN seragam kelompok, baju kaos dan celana ala dancer, Amore Dance Jakarta datang dan tampil pertama kalinya di Kota Singkawang.
Jumlah anggotanya 20-an orang. Mereka pun bergilir mengisi acara mulai Pembukaan Imlek hingga performance 5-6 Februari di panggung hiburan Imlek dan CGM yang dipusatkan di Stadion Kridasana.
Berdiri sejak Januari tahun 2005, Amore Dance merupakan perkumpulan pecinta dance. Dengan hobby dan kegemaran yang sama, sekelompok perempuan asal ibu kota ini terus mengembangkan hobbynya.
Meski baru pertama kali datang ke Singkawang, mereka merasa senang.
"Bisa mengisi acara di Imlek dan Cap Go Meh jadi kebanggaan sendiri bagi kami," katanya.
Bahkan seluruh anggotanya hampir seluruh dari luar Kalbar, kalau pun ada asal kota Singkawang hanya satu atau dua orang saja. Tapi mereka merasa sudah akrab dengan Kalbar terutama kota Singkawang.
Karena kesamaan hobi, para anggota Amore Dance ini pun tak mengenal usia kepersertaan, siapapun boleh jadi anggota. Saat ini keanggotaan mereka dari latar belakang pekerjaan dan usia beragam. Soal usia anggotanya ada berumur 50 tahun dan paling muda berusia 18 tahun. Sedangkan soal pekerjaan mulai dari ibu rumah tangga, berstatus mahasiswa, pengusaha hingga profesi lainya.
Saat datang ke Singkawang, hampir seluruh personil datang mulai prosesi buka mata naga hingga pembukaan seremoni Imlek.
Menurut Siany, Ketua Amore Dance kedatangan mereka akan mengisi acara hiburan. Mereka menampilkan tarian Dewi Tangan Seribu, yang maknanya sebagai tarian persembangan agar datangnya kemakmuran.
"Kami senang. Meski baru pertama kali ke Singkawang. Semoga kami bisa menghibur," ungkapnya. (*) Editor : Administrator