PONTIANAK POST - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang menindak sebanyak 273 pengendara sepanjang periode hingga 27 April 2026. Pelanggaran didominasi oleh penggunaan knalpot tidak standar atau brong serta aksi balap liar yang mayoritas pelakunya masih di bawah umur.
Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Raden Bagus Aryo Wibowo, merinci bahwa dari total tersebut, 124 kendaraan terjaring karena menggunakan knalpot brong dan 79 kendaraan terlibat balap liar.
"Selain itu, terdapat 42 pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan 17 orang melanggar rambu lalu lintas," ujarnya, Senin (27/4).
Pihak kepolisian memberikan perhatian khusus terhadap aksi balap liar yang kerap terjadi di sekitar Vihara Tri Dharma Bumi Raya (pusat kota) dan Jalan Pangeran Diponegoro. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, aktivitas tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Baca Juga: Disdukcapil Singkawang Lakukan Perekaman e-KTP untuk Warga Binaan di Lapas Kelas IIB
"Aksi balap liar ini menjadi atensi kami untuk ditertibkan secara tegas karena risikonya fatal bagi pelaku maupun warga lain," tegasnya.
Menyikapi fenomena ini, Satlantas Polres Singkawang telah melakukan langkah strategis, mulai dari edukasi di sekolah dan kampus, kampanye media sosial, hingga penegakan hukum melalui tilang manual maupun elektronik (ETLE).
Meski kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm menunjukkan tren peningkatan, kepolisian masih menghadapi tantangan pada tingginya angka pelanggaran kendaraan tidak sesuai spesifikasi. AKP Raden Bagus menyoroti kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak di bawah umur yang diizinkan berkendara.
"Kami mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Fokus evaluasi kami ke depan adalah penguatan pendekatan edukatif yang dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas," tambahnya.
Polres Singkawang berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengawasan dan patroli intensif pada jam-jam rawan. Masyarakat diharapkan bersinergi dengan kepolisian untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. (har)
Editor : Hanif