PONTIANAK POST – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Hotel Swiss-Belinn Singkawang. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan seiring meningkatnya aktivitas wisata, budaya, dan investasi di Kota Singkawang.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, menyatakan bahwa karakteristik Singkawang sebagai kota pariwisata dan magnet investasi, ditambah operasional Bandara Singkawang, memicu peningkatan mobilitas warga negara asing (WNA).
“Singkawang terbuka terhadap investasi dan wisatawan mancanegara, namun keterbukaan ini harus diiringi pengawasan ketat agar ketertiban daerah tetap terjaga,” ujar Dwi Yanti.
Dwi menegaskan bahwa pengawasan orang asing bukan hanya tugas imigrasi, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh unsur terkait. Ia meminta pengelola penginapan dan masyarakat proaktif melaporkan aktivitas WNA yang mencurigakan atau tidak sesuai izin tinggal.
Baca Juga: Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Tertinggi se-Kalimantan
“Pengawasan harus dilakukan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan secara humanis namun tetap tegas, dengan tetap menghormati adat istiadat setempat,” tambahnya.
Kabid Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Kemenkumham Kalbar, Azriyal Zam, menyebut daya tarik Singkawang sebagai destinasi unggulan nasional berdampak positif bagi ekonomi, namun juga membawa risiko keamanan wilayah.
Menurutnya, Timpora berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi dan deteksi dini guna menangani potensi pelanggaran keimigrasian secara cepat dan responsif.
“Timpora harus menjadi garda terdepan dalam membangun sistem pengawasan terintegrasi. Keberhasilan ini memerlukan kolaborasi solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi teknis lainnya,” jelas Azriyal.
Rapat koordinasi ini diharapkan mampu menyamakan persepsi antarinstansi serta membangun mekanisme kerja yang lebih efektif dalam merespons dinamika di lapangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut intelijen satuan TNI, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta jajaran lurah se-Kota Singkawang. (har)
Editor : Hanif