Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gawai Dayak Naik Dango XXVI Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Singkawang

Hari Kurniathama • Jumat, 29 Mei 2026 | 14:14 WIB
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie membuka Gawai Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie membuka Gawai Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026.

PONTIANAK POST - Ribuan pengunjung memadati pembukaan Gawai Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026 di Kota Singkawang yang berlangsung meriah dengan parade budaya dan pertunjukan seni tradisional.

Perayaan tahunan masyarakat Dayak itu tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan dan menjaga warisan budaya daerah.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan keberagaman budaya di Singkawang menjadi kekuatan utama untuk mendorong sektor pariwisata.

Menurut dia, Pemerintah Kota Singkawang menargetkan sedikitnya 12 festival atau event digelar setiap tahun agar wisatawan terus datang ke kota tersebut.

Baca Juga: Wagub Kalbar Minta Finalis Bujang Dara Gawai Kuasai Bahasa Internasional

“Kalau Singkawang sudah sebagai kota pariwisata, maka minimal satu tahun ada 12 festival atau event sehingga orang bisa berkunjung ke Kota Singkawang,” ujarnya.

Ia menilai agenda budaya memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, perhotelan, hingga pekerja sektor informal.

Pemerintah Kota Singkawang juga mengajak masyarakat menyambut agenda budaya lainnya seperti Grebeg Suro dan Festival Bacang yang akan digelar dalam waktu dekat.

Ketua Panitia Gawai Dayak Naik Dango, Andreas Aan, mengatakan antusiasme masyarakat tahun ini meningkat signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 1.375 peserta telah mendaftar pada divisi Display Budaya yang akan tampil dalam pawai budaya pada 27 Mei 2026.

Baca Juga: Transportasi Sungai vs Kereta Api, Mana yang Lebih Efisien untuk Kalbar?

Selain itu, parade dan lomba seni budaya juga diikuti puluhan peserta dari berbagai kategori.

Lomba Tari Kreasi Dayak mencatat 22 peserta dan menjadi jumlah terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan Gawai Dayak di Singkawang.

Pada cabang olahraga tradisional, sebanyak 151 peserta ikut ambil bagian dalam lomba sumpit, gasing, mantes, dan terompah.

Panitia juga menggelar seminar budaya yang diikuti 72 peserta dengan menghadirkan antropolog Dayak dan sejumlah narasumber lainnya.

Tidak hanya hiburan, kegiatan lima hari tersebut turut diisi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Malam pembukaan semakin semarak dengan penampilan artis Dayak internasional, Tino Ame, yang menghibur ribuan warga di lokasi acara.

Seluruh rangkaian kegiatan didukung Pemerintah Kota Singkawang melalui dana hibah kepada Dewan Adat Dayak (DAD) tahun anggaran 2026. (har)

Editor : Hanif
#magnet wisata #masyarakat lokal #Naik Dango #Gawai Dayak #singkawang