PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Singkawang meraih penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI setelah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Singkawang dinilai sebagai salah satu instansi dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan kepegawaian di wilayah kerja Kantor Regional V BKN.
Penghargaan tersebut diterima Kepala BKPSDM Kota Singkawang, Sutiarno, dalam rangkaian peringatan HUT BKN ke-78 yang digelar Kantor Regional V BKN di Jakarta, sebagaimana disampaikan Sutiarno baru-baru ini.
Masuk Tiga Instansi Terbaik
Menurut Sutiarno, penghargaan diberikan kepada tiga instansi pengelola kepegawaian terbaik di wilayah kerja Kantor Regional V BKN yang meliputi DKI Jakarta, Lampung, dan Kalimantan Barat.
Tiga instansi yang menerima penghargaan tersebut yakni Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung, dan BKPSDM Kota Singkawang.
Baca Juga: PWI Kalbar Soroti Tantangan Profesionalisme Wartawan Menghadapi Arus Informasi Digital
“Penghargaan ini diberikan kepada instansi yang dinilai unggul dalam menjalankan peran dan tanggung jawab pengelolaan kepegawaian. Ada 12 aspek yang menjadi penilaian, mulai dari pengadaan pegawai, pengembangan karier, pembinaan pegawai hingga aspek kesejahteraan,” kata Sutiarno.
Manajemen Talenta dan Inovasi Ngombe
Sutiarno menjelaskan, salah satu aspek yang mendapat perhatian tim penilai adalah komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam mengembangkan sistem manajemen talenta ASN.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sehingga semakin banyak ASN yang siap mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan pemerintahan.
“Perkembangan manajemen talenta di Singkawang menunjukkan hasil yang positif. ASN yang sebelumnya berada pada kelompok potensi awal kini semakin banyak yang masuk dalam kotak suksesi yang lebih tinggi. Ini menunjukkan peningkatan kapasitas dan kesiapan SDM aparatur,” ujarnya.
Selain itu, inovasi Ngombe atau Ngobrol Sambil Belajar turut menjadi faktor pendukung keberhasilan BKPSDM Kota Singkawang meraih penghargaan tersebut.
Baca Juga: Yusril Ingatkan Integritas ASN, Kemenkum Kalbar Tegaskan Komitmen Pelayanan Akuntabel
Program itu menghadirkan ruang belajar yang fleksibel dengan melibatkan narasumber lokal maupun dari BKN pusat untuk membahas berbagai persoalan dan solusi di bidang kepegawaian.
“Ngombe menjadi sarana belajar bersama yang efektif sekaligus wadah mencari solusi atas berbagai persoalan kepegawaian. Meski dengan keterbatasan anggaran, pengembangan kompetensi ASN tetap berjalan dengan melibatkan narasumber yang kompeten,” jelas Sutiarno.
Tingkatkan Profesionalisme ASN
Selain inovasi dan pengembangan talenta, kepatuhan terhadap regulasi kepegawaian juga menjadi aspek penting dalam penilaian BKN.
Pengelolaan karier ASN, penerapan sistem merit, hingga pembinaan disiplin pegawai dinilai berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sutiarno berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang. Kami akan terus memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya (har)
Editor : Hanif