PONTIANAK POST - Jajaran Polres Singkawang memberikan penyuluhan tentang pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan kepada siswa kelas I SDIT Nurul Islam Singkawang, Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang berakhlak serta peduli terhadap sesama.
Penyuluhan berlangsung di Gedung Arafah, Kompleks Masjid Agung SDIT Nurul Islam, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.
Kegiatan dipimpin Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Singkawang AIPDA Hery Apriadi didampingi AIPDA Edo Apriyanto.
Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya saling menghormati, menyayangi teman, serta berani menolak segala bentuk perundungan.
Dalam penyampaiannya, AIPDA Hery Apriadi menjelaskan bahwa perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, perundungan verbal berupa ejekan dan hinaan, perundungan sosial melalui pengucilan, hingga cyberbullying yang dilakukan melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun permainan daring.
Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami para siswa.
Selain mengenalkan berbagai bentuk perundungan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak yang ditimbulkan. Korban perundungan dapat mengalami trauma, kehilangan rasa percaya diri, penurunan prestasi belajar, hingga gangguan kesehatan mental.
Sementara itu, pelaku berisiko tumbuh dengan perilaku negatif yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum. Adapun saksi perundungan juga dapat mengalami ketakutan dan kecemasan apabila tidak berani melaporkan atau membantu korban.
Kegiatan yang diikuti sekitar 110 peserta, terdiri atas siswa dan tenaga pendidik SDIT Nurul Islam Singkawang, mendapat sambutan antusias. Para peserta aktif mengikuti penyuluhan dan berinteraksi dengan narasumber melalui sesi tanya jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Singkawang berharap nilai-nilai saling menghargai, peduli, dan berani melawan tindakan perundungan dapat tertanam sejak usia dini.
Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membangun generasi yang berkarakter positif serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan penuh kasih sayang. (hms)
Editor : Miftakhair