Kabut Asap Karhutla Bikin Udara Singkawang Berbahaya, ISPU Tertinggi Capai 319 Ini Sebarannya

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:33 WIB
Tim gabungan Singkawang berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Singkawang Utara beberapa waktu lalu.
Tim gabungan Singkawang berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Singkawang Utara beberapa waktu lalu.

PONTIANAK POST - Kualitas udara di Kota Singkawang memburuk akibat kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan konsentrasi partikulat PM2.5 telah berada jauh di atas batas aman, dengan kategori terburuk mencapai level berbahaya.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan hampir seluruh wilayah Singkawang kini berada dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya. “Kecamatan Singkawang Timur mencatatkan angka ISPU tertinggi sebesar 319 dengan kategori Berbahaya,” tegas Tjhai Chui Mie, Selasa (1/9).

Kondisi tersebut juga terjadi di sejumlah kecamatan lainnya. Data ISPU yang disampaikan mencatat: Singkawang Tengah: 246 (Sangat Tidak Sehat), Singkawang Barat: 246 (Sangat Tidak Sehat), Singkawang Selatan: 246 (Sangat Tidak Sehat), Singkawang Utara: 189 (Tidak Sehat).

Baca Juga: Video Oknum Tagih Retribusi Sampah di Warkop Viral, DLH Singkawang Beri Imbauan

Memburuknya kualitas udara disebut dipicu cuaca kering dan tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran partikel polutan dari titik-titik karhutla. Pemkot Singkawang bersama BPBD, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman titik api di lapangan serta memantau perkembangan ISPU secara berkala.

Warga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah karena kondisi udara berisiko terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan pernapasan.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau mengenakan masker standar dan memperbanyak konsumsi air putih untuk meminimalkan dampak paparan partikel PM2.5.

Menurut laporan Manggala Agni, hingga Sabtu (29/8) karhutla di sejumlah wilayah Kota Singkawang sedikitnya telah membakar 37,27 hektare lahan. Sekitar 23,6 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan tim gabungan. Kebakaran antara lain terjadi di jalan akses menuju Bandara Singkawang di Jembatan 12, 13, dan 14, Kelurahan Sedau dengan total 5 hektare.

Baca Juga: Kabut Asap Singkawang Ganggu Aktivitas Warga, DPRD Desak Pemkot Tambah Anggaran untuk BPKS

Selain itu, kebakaran di Kelurahan Pangmilang 12,77 hektare, dan di Kelurahan Sungai Rasau 19,5 hektare.(har)

Editor : Miftakhair
karhutla kalimantan barat kualitas udara Singkawang kabut asap Singkawang ISPU 319 kebakaran hutan dan lahan