SETELAH selesai memetakan Hutan Bukit Liang, Desa Pelimping pada September lalu, tim pemetaan Keling Kumang Group (KKG) mulai memetakan hutan Bukit Liang di wilayah Desa Sungai Pukat, Kecamatan Kelam Permai. Dalam kegiatan pemetaan ini, pihak KKG masih bermitra dengan Solidaridad dan the David Lucile & Pacard Foundation.
Menurut penanggungjawab kegiatan dari Keling Kumang, Edi Hendi, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari selesainya pemetaan 14,16 Hektar Rimak Seringin Desa Sepulut menjadi Hutan Adat. Yaitu dengan terbitnya SK Bupati Sintang No. 593.3 / 1236 / KEP.BAPPEDA / 2017.
Edi menambahkan, bahwa khusus untuk di Kecamatan Kelam Permai, KKG juga telah memetakan hutan di Bukit Belar yang masuk wilayah dua desa, Desa Bengkuang dan Desa Landau Kodam. Hampir bersamaan waktunya, KKG juga telah memetakan hutan Tawang Karut di Dusun Kebah Desa Gandis Kecamatan Dedai.
“Hutan-hutan yang telah dipetakan ini, nantinya oleh KKG akan dimohonkan kepada Bupati Sintang untuk menjadi Hutan Adat bagi masyarakat adat setempat. Kegiatan ini bukan untuk kepentingan KKG, namun untuk kepentingan masyarakat adat setempat. Sampai saat ini KKG tetap konsisten dalam melestarikan lingkungan hidup. Pelestarian lingkungan adalah salah satu pilar dalam three bottom line yang dianut oleh KKG,” terang Edi, hari Kamis (31/10).
Sementara itu, Kepala Tim Pengukuran KKG di Sungai Pukat, Antonius Antong, menginformasikan bahwa untuk kegiatan pengukuran ini KKG mengerahkan juru ukur sebanyak empat kelompok. Setiap kelompok terdiri dari lima orang, didampingi oleh sejumlah warga setempat sebagai penunjuk arah. Pelaksanaan kegiatan ini, juga didahului dengan acara ritual adat yang dipimpin oleh Ketua Adat setempat dan Kepala Desa Sungai Pukat, Mamat.
“Pemetaan hutan Bukit Liang yang masuk wilayah Desa Sungai Pukat ini, hasil hitungan luasannya masih dalam proses. Pemetaan ini harus teliti, karena Bukit Liang terletak di batas wilayah dua kabupaten, yaitu Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Dan keberadaan beberapa patok batas wilayah pun masih terjaga dengan baik,” pungkasnya. (pms*) Editor : Salman Busrah