Dengan menggunakan Demontration plot atau biasanya disingkat demplot, teh yang di tanam sudah berumur dua bulan lebih dan ada juga yang baru satu bulan. Pembibitan teh tak di tanam di dataran tinggi, melainkan di dataran rendah.
Bupati Sintang Jarot Winarno berujar, tanaman teh biasanya di tanam di dataran tinggi, kini di Sintang, pemerintah kabupaten sedang mendorong pembibitan teh untuk dataran rendah.
“Di Indonesia ini, konsumsi dunia akan teh cukup tinggi. Teh itu kan bisasanya di tanam di puncak-puncak bukit atau dataran tinggi. Kalau sekarang kita ke puncak jarang lihat kebih teh, yang ada villa atau semacamnya lah, jarang ada kebun teh,” ucap Jarot saat berada di Rumah Kopi yang merupakan kediaman beliau, Minggu (10/11).
Menanam teh di dataran rendah ini, kata Jarot dibantu sama kawan-kawan dari lembaga lain yang expert akan tanaman teh. Tentunya saat ini pemerintah mencoba terus mempelajari tanaman teh untuk bisa di tanam di dataran rendah agar bisa dikembangkan lebih lanjut.
“Kita nanti akan bikin lagi demplot seluas tiga hektar dan kalau bagus akan kita kembangkan, dan ini untuk pertama kalinya teh di tanam di dataran rendah. Dan jika berhasil ini bisa menjadi komoditi yang punya nilai jual tinggi,” tutupnya. (fds) Editor : Shando Safela