Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Gelar Aksi Tolak Kedatangan UAS

Syahriani Siregar • Sabtu, 2 Maret 2024 | 16:47 WIB

Aliansi masyarakat melakukan aksi untuk menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad atau yang kerap disapa UAS di Kabupaten Sintang.
Aliansi masyarakat melakukan aksi untuk menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad atau yang kerap disapa UAS di Kabupaten Sintang.
SINTANG - Aksi unjuk rasa digelar oleh masyarakat yang merupakan bentuk protes terhadap kedatangan Ustaz Abdul Somad atau yang kerap disapa UAS dalam rangka Safari Dakwah di Kabupaten Sintang. 

Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo menyebut aksi tersebut digelar lantaran protes terhadap kedatangan Ustaz Abdul Somad atau UAS yang akan melakukan Safari Dakwah di Kabupaten Sintang.

"Puluhan personel Polres Sintang dikerahkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa masyarakat di depan Kantor Bupati Sintang, Jumat (1/3) Pagi," ujar Kapolres. 

AKBP Dwi Prasetyo mengatakan dalam pengamanan ini pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik seputar lokasi unjuk rasa berlangsung.

“Personel sudah kita ploting di dua lokasi, pertama di kantor Bupati Sintang dan selanjutnya ada Taman Entuyut yang menjadi tempat kumpulnya masa sebelum menuju ke Kantor Bupati Sintang,” ujar Kapolres.

Namun untuk memback up pengamanan, Kapolres menjelaskan pihaknya juga menerjunkan personel Brimob ke lokasi unjuk rasa.

“Kita pengamanan ini ada personel Polres dan Polsek yang dikerahkan, selain itu Brimob juga kita turunkan untuk memback-up pengamanan di Kantor Bupati,” jelasnya.

Pengetatan keamanan ini sendiri guna mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun apabila terjadi tindakan anarkis di lapangan.

“Tentu ada prosedur atau SOP yang berlaku, kita sudah mengingatkan masa sebelumnya agar menghindari berbagai tindakan yang menjurus baik itu anarkis dan verbal yang dapat membuat suana gaduh,” ungkapnya. 

Sementara itu salah seorang aliansi masyarakat yang melakukan aksi, Noven Honarius menjelaskan bahwa aksi dilakukan dari berbagai aliansi masyarakat, yang mana awalnya dilakukan di Taman Entuyut Sintang dan dilanjutkan ke Kantor Bupati Sintang. 

"Di kantor Bupati kita ingin meminta kepastian dan jaminan ke Pak Bupati bahwasanya kedatangan UAS di Sintang tidak untuk provokasi atau memberi ceramah yang miring. Berangkat dari hal tersebut, ada luka lama yang dimunculkan, dimana beberapa ceramah beliau di youtube dirasa menyakiti hati umat nasrani. Untuk itu, aksi kali ini meminta komitmen kepada Bupati Sintang untuk tidak lagi terjadi hal-hal seperti itu," ujarnya. 

Setelah selesai aksi tersebut, muncul aksi dari Dayak Linoh yang mana menutup jalan di daerah perbatasan Sintang-Melawi.

Yang mana kegiatan tersebut di luar perencanaan dan tidak direncanakan sebelumnya.

"Namun kami menganggap itu merupakan salah satu bentuk reaksi masyarakat. Negoisasi tadi Ustaz Abdul Somad dipersilakan hadir di Kabupaten Melawi. Tetapi secara khusus untuk Sintang, masyarakat meminta UAS meminta maaf kepada umat Nasrani melalui vidio terbuka baru boleh melakukan kegiatan kegiatan di Sintang," jelasnya. (var)

Editor : Syahriani Siregar
#abdul somad #safari dakwah #uas #unjuk rasa