Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Dorong OPD Agresif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Riska Nanda Kumala Sari • Kamis, 24 April 2025 | 15:13 WIB
SUASANA : Suasana rapat pembahasan proyeksi pendapatan dan belanja daerah untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
SUASANA : Suasana rapat pembahasan proyeksi pendapatan dan belanja daerah untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih agresif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam rapat pembahasan proyeksi pendapatan dan belanja daerah untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Bappeda menargetkan PAD Sintang pada tahun 2026 mencapai Rp207 miliar.

Kepala Bappeda Sintang, Kurniawan, menyatakan bahwa proyeksi ini merupakan bagian penting dalam penyusunan Raperda RPJMD yang saat ini tengah disempurnakan dan ditinjau oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“PAD kita di tahun 2024 sebesar Rp174 miliar. Untuk tahun 2026 ditargetkan naik menjadi Rp207 miliar, dan tahun 2030 ditargetkan tembus Rp223 miliar. Ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan komitmen kita untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah,” ujar Kurniawan, Rabu (23/4).

Sebanyak 13 OPD yang selama ini berperan dalam menghasilkan PAD hadir dalam rapat tersebut. Kurniawan menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dan profesionalitas dalam menetapkan target pendapatan. Dia memberi tenggat waktu hingga 25 April 2025 kepada masing-masing OPD untuk menginput usulan pendapatan mereka.

Menurutnya, keterlibatan aktif dari OPD sangat menentukan keberhasilan pemerintah daerah dalam membiayai program pembangunan secara mandiri.

"Rapat ini menandai langkah awal menuju pembenahan struktur pendapatan daerah yang lebih progresif dan berkelanjutan, di tengah tantangan fiskal yang semakin kompleks," pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#PAD #RPJMD #OPD #apip #Pemerintah Kabupaten Sintang #Bappeda