Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Belanja Pegawai Ditekan, Pemkab Sintang Prioritaskan Infrastruktur dan Layanan Publik Tahun 2027

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 15 April 2026 | 17:04 WIB
Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kurniawan menyatakan sejumlah proyek menjadi prioritas utama pada 2027. (ISTIMEWA)
Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kurniawan menyatakan sejumlah proyek menjadi prioritas utama pada 2027. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan, mengungkapkan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang tahun 2027 mencapai Rp 1,9 triliun.

“Dari Rp1,9 triliun itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp1,6 triliun atau sekitar 88 persen dari total APBD dan PAD sebesar Rp248 miliar,” ujar Kurniawan, Selasa (14/4).

Kurniawan juga menyoroti komposisi belanja pegawai yang masih cukup besar. Pada tahun 2026, belanja pegawai tercatat mencapai 36,22 persen. Angka tersebut harus ditekan agar sesuai dengan ketentuan tahun 2027 yang membatasi maksimal di angka 30 persen.

“Untuk tahun 2026 ini belanja pegawai mencapai 36,22 persen, tahun 2027 diwajibkan paling tinggi 30 persen,” terangnya.

Baca Juga: Pemkab Sintang Imbau Warga Siaga Gempa, Ancaman Kini Tak Lagi Jauh

Dalam proses perencanaan, Bappeda mencatat sebanyak 4.235 usulan pembangunan dihimpun dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat desa dan kelurahan. Usulan tersebut kemudian diseleksi menjadi 748 prioritas, sebelum akhirnya mengerucut menjadi 453 usulan yang direkomendasikan oleh 14 kecamatan kepada 10 organisasi perangkat daerah.

Di sektor infrastruktur, Kurniawan menyatakan sejumlah proyek menjadi prioritas utama pada 2027, di antaranya kelanjutan pembangunan Jembatan Ketungau II, pemeliharaan dan peningkatan jalan kabupaten, serta penanganan kemacetan di kawasan Tugu Jam. Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan peningkatan kualitas alat berat dan melanjutkan pembangunan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Kegiatan prioritas pembangunan tahun 2027 pada aspek infrastruktur, nomor satu memang melanjutkan pembangunan Jembatan Ketungau II,” kata Kurniawan.

Pada sektor sumber daya manusia, pemerintah daerah menargetkan peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Salah satunya melalui penambahan fasilitas di RSUD Ade Muhammad Djoen serta pengusulan pembangunan Politeknik Negeri di Sintang.

“Pada aspek pembangunan sumber daya manusia, Pemkab Sintang akan menambah fasilitas di RSUD AM Djoen dan pengusulan pembangunan Politeknik Negeri,” tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#APBD Sintang #pembangunan #infrastruktur #Efisiensi Belanja #Bappeda