PONTIANAK POST - Rendahnya realisasi anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang menuai sorotan serius. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menilai lambannya penyerapan anggaran berpotensi menghambat manfaat pembangunan yang seharusnya segera dirasakan masyarakat.
Bala mengungkapkan, berdasarkan pemantauan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), capaian serapan anggaran hingga saat ini masih jauh dari harapan. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Saya sudah tanyakan ke BPKAD dan Bappeda, dan ternyata serapan anggaran Pemkab Sintang masih lelet,” ujar Bala, Selasa (14/4).
Ia menegaskan, keterlambatan realisasi anggaran bukan sekadar persoalan teknis administratif, melainkan menyangkut tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat, khususnya para pembayar pajak yang menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
Dalam pandangannya, setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah harus segera diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan yang berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat. Keterlambatan justru akan memperlambat perputaran ekonomi dan menahan manfaat yang seharusnya sudah dirasakan publik.
“Bayangkan kalau kita duduk satu meja dengan pembayar pajak. Mereka sudah memberikan kita anggaran untuk dikelola, tapi kita masih lambat bekerja. Sementara masyarakat menunggu hasilnya. Dalam posisi itu, tentu kita akan merasa malu,” kata Bala.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi internal di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, percepatan serapan anggaran hanya bisa dicapai jika seluruh unsur, mulai dari pimpinan hingga staf, bekerja secara solid dan responsif terhadap kendala di lapangan.
“Kalau ada hambatan, segera identifikasi di mana letaknya. Kalau perlu komunikasi lintas pihak, lakukan segera. Jika ada dokumen yang belum lengkap, secepatnya dilengkapi,” tegasnya.
Bala meminta seluruh OPD tidak menunda pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Ia menilai percepatan realisasi anggaran menjadi kunci untuk memastikan program pembangunan berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Segera lakukan pekerjaan agar serapan anggaran meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif