Cuaca Kering, Warga Kayan Hulu Diminta Waspada Karhutla dan Tak Bakar Lahan Sembarangan

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:06 WIB
Tim sosialisasi pencegahan karhutla yang dipimpin Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung mengedukasi masyarakat di wilayah Kayan Hulu.(ISTIMEWA)
Tim sosialisasi pencegahan karhutla yang dipimpin Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung mengedukasi masyarakat di wilayah Kayan Hulu.(ISTIMEWA)

PONTIANAK POST  - Masyarakat Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat kondisi cuaca kering.

Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran meluas. Menurutnya, pencegahan karhutla harus dimulai dari kesadaran masyarakat.

“Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan. Kita harus bersama-sama menjaga wilayah Kayan Hulu agar tetap aman dan terbebas dari ancaman karhutla,” kata Parlindungan saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Retribusi Kebersihan Sintang Masuk Tagihan Perumdam, Tarif Mulai Rp5.000

Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang rawan kebakaran membuat setiap aktivitas yang menggunakan api perlu diperhatikan. Api yang tidak terkendali dapat dengan cepat menjalar, terutama ketika vegetasi dan lahan dalam kondisi kering.

Parlindungan menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab aparat. Masyarakat, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya harus terlibat dalam mencegah munculnya titik api sejak dini.

Ia juga meminta warga segera melaporkan atau menangani potensi sumber api di sekitar lingkungan agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

Selain sosialisasi, tim memberikan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat komunikasi antara aparat dan warga.

Baca Juga: Tunggakan Pajak Usaha di Sintang Bisa Berujung Penutupan, Ini Ketentuannya

Parlindungan berharap kesadaran menjaga lingkungan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kalau semua ikut menjaga, potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal,” tuturnya.(nda)

Editor : Miftahul Khair
sintang Kayan Hulu kebakaran hutan dan lahan karhutla cuaca kering