Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Samsung Telat Rilis Galaxy S26, Apple Malah Panen Cuan Lewat iPhone 17 yang Bikin Android Terpukul

Budi Miank • Kamis, 14 Mei 2026 | 08:43 WIB
iPhone 17 disebut menjadi kunci dominasi Apple setelah peluncuran Galaxy S26 tertunda. (Dok. Apple)
iPhone 17 disebut menjadi kunci dominasi Apple setelah peluncuran Galaxy S26 tertunda. (Dok. Apple)

PONTIANAK POST - Apple disebut berhasil memperkuat dominasinya di pasar smartphone Amerika Serikat setelah peluncuran Samsung Galaxy S26 mengalami penundaan hingga pertengahan Maret 2026.

Laporan terbaru dari Counterpoint Research mengungkap penjualan iPhone Apple justru naik 1,3 persen pada kuartal pertama 2026, di saat pasar smartphone Amerika secara keseluruhan turun hingga 5,7 persen.

Momentum tersebut membuat pangsa pasar Apple meningkat 4 persen secara tahunan, sementara penjualan perangkat Android tercatat anjlok hingga 14,4 persen.

Baca Juga: Oppo dan Huawei Siapkan Kamera Selfie 100MP Untuk Tandingi iPhone 17, Bakal Lebih Canggih?

Analis Senior Counterpoint Research, Tyler Graham, mengatakan Apple mendapat keuntungan besar karena kompetisi di segmen smartphone premium sempat melemah akibat keterlambatan perilisan flagship Samsung.

“Apple memanfaatkan penundaan peluncuran flagship Samsung dan memperluas pangsa pasarnya di tiga operator utama Amerika Serikat,” ujar Graham.

Menurut laporan tersebut, lini iPhone 17 menjadi motor utama peningkatan penjualan, terutama model reguler iPhone 17 yang mendapat respons positif dari konsumen.

Apple juga disebut masih menikmati efek tingginya permintaan sejak akhir 2025 akibat keterbatasan stok perangkat sebelumnya.

Baca Juga: iPhone 18 Pro Disebut Batal Pakai Dual OLED, Apple Tak Mau Ponsel Cepat Panas

Counterpoint mencatat pangsa pasar Apple di operator Verizon Communications bahkan mencapai 77 persen pada kuartal pertama 2026.

Selain faktor Samsung, peluncuran iPhone 17e yang juga mengalami penyesuaian jadwal disebut ikut memengaruhi perbandingan penjualan tahunan industri smartphone secara keseluruhan.

Di sisi lain, tekanan ekonomi disebut membuat pasar smartphone kelas bawah melemah cukup signifikan, terutama pada segmen prabayar.

Analis Senior Maurice Klaehne mengatakan konsumen kelas menengah bawah mulai mengurangi belanja perangkat baru karena tekanan ekonomi dan kenaikan harga komponen.

“Kenaikan biaya memori dan margin yang makin tipis memberi tekanan besar pada brand kecil,” kata Klaehne.

Situasi itu membuat sejumlah merek Android seperti TCL, HMD, Maxwest, Orbic, dan Blu kehilangan pangsa pasar, sementara Samsung dan Motorola justru mampu memperkuat posisi di kanal prabayar seperti Cricket dan Metro.

Baca Juga: Harga Lebih Murah, iPhone 17e Justru Disebut Jadi Pilihan Paling Masuk Akal Tahun Ini

Counterpoint juga menyoroti keputusan Apple mempertahankan harga iPhone 17e sambil meningkatkan kapasitas penyimpanan menjadi 256 GB.

Strategi tersebut dinilai penting untuk menarik lebih banyak pengguna masuk ke dalam ekosistem Apple sekaligus memperkuat pendapatan layanan digital perusahaan dalam jangka panjang.(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy S26 #Counterpoint Research #penjualan iPhone #iphone 17 #apple