Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Harga Naik Rp1,6 Juta, Vivo X300 FE Jawab dengan Kamera Ekstender dan Baterai Badak, Layak Dibeli?

Budi Miank • Senin, 18 Mei 2026 | 17:00 WIB
Vivo X300 FE dengan desain kamera baru dan dukungan telephoto extender. (Dok. Vivo)
Vivo X300 FE dengan desain kamera baru dan dukungan telephoto extender. (Dok. Vivo)

PONTIANAK POST - Vivo kembali memanaskan persaingan ponsel premium lewat peluncuran Vivo X300 FE yang dibanderol Rp15,9 juta.

Meski menyandang label Fan Edition, perangkat ini justru tampil dengan identitas berbeda, yakni dukungan telephoto extender generasi kedua yang mampu mendorong jangkauan lensa mendekati 200mm dan baterai jumbo 6.500 mAh.

Perangkat ini dinilai tidak sekadar mengejar angka benchmark, tetapi menghadirkan pengalaman fotografi yang matang dan daya tahan baterai yang kuat. 

Baca Juga: Pengguna Vivo X300 FE Wajib Tahu! Setting Kamera Ini Bikin Foto Cinematic dan Super Tajam

Jika fotografi dan keseimbangan menyeluruh lebih penting daripada kemenangan benchmark, Vivo X300 FE membuat argumen yang solid.

Secara harga, X300 FE sekitar ₹4.000 atau setara Rp800 ribu lebih mahal dibanding Vivo X300 versi reguler. 

Dari sisi desain, Vivo mengusung bahasa baru dengan modul kamera belakang yang mengingatkan pada lini Pixel. 

Bodi setebal 7,99 mm dan bobot 190 gram terasa seimbang di tangan. 

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Belum Rilis, Honor dan Vivo Ikut Intip Pasar Foldable Layar Lebar

Sertifikasi IP68 dan IP69 turut disematkan, ditambah sensor sidik jari ultrasonik yang lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Layarnya menggunakan panel LTPO AMOLED 6,31 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate adaptif 1–120Hz dan tingkat kecerahan puncak 5.000 nits. 

Pengalaman visual dinilai tajam dan nyaman untuk penggunaan luar ruang maupun konsumsi konten HDR.

Di sektor dapur pacu, Vivo membenamkan Snapdragon 8 Gen 5 dipadukan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB. 

Secara angka benchmark, performanya memang di bawah Vivo X300 reguler maupun beberapa pesaing. 

Namun dalam penggunaan harian dan gim populer seperti BGMI dan Call of Duty Mobile, performa disebut stabil dengan sistem pendingin VC menjaga suhu tetap terkendali.

Baca Juga: Vivo X300 Ultra Resmi Masuk Pasar Indonesia, Ponsel Rp29 Juta Ini Bikin Kreator Konten Kepincut

Kekuatan utama X300 FE ada pada kamera. Konfigurasinya mencakup kamera utama 50MP Sony IMX921 dengan OIS, lensa telefoto 50MP Sony IMX882 dengan 3x optical zoom, serta ultrawide 8MP. 

Kamera depan 50MP menggandeng ZEISS untuk hasil swafoto lebih detail.

Daya tarik terbesar adalah telephoto extender tambahan yang mampu menambah 2,35x optical zoom di atas lensa telefoto, memperluas jangkauan hingga hampir 200mm. 

Meski demikian, kualitas mulai menurun ketika dipaksa melampaui 300mm hingga 600mm karena intervensi AI semakin dominan.

Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra vs iPhone 17 Pro Max vs vivo X300 Ultra, Ponsel Flagship Mana yang Layak Dibeli Tahun Ini?

Untuk daya tahan, baterai 6.500 mAh diklaim sanggup bertahan lebih dari sehari dalam penggunaan intensif. 

Pengisian cepat 90W mampu mengisi penuh sekitar 40 menit, dan kini didukung wireless charging 40W.

Vivo juga menjanjikan empat tahun pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan, lebih panjang dibanding X300 reguler, memberi nilai tambah dari sisi dukungan jangka panjang.

Kesimpulannya, Vivo X300 FE memang bukan yang paling kencang di atas kertas. 

Namun kombinasi kamera fleksibel, desain segar, baterai besar, dan dukungan software panjang menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang lebih mengutamakan fotografi dan keseimbangan fitur ketimbang sekadar angka performa. (*)

Editor : Budi Miank
#Vivo X300 FE #Snapdragon 8 Gen 5 #baterai 6500 mAh. #kamera #harga