PONTIANAK POST - Apple dikabarkan menunda peluncuran ponsel lipat perdananya yang sementara disebut iPhone Ultra Fold atau iPhone Fold dari rencana awal September 2026 menjadi awal 2027.
Penundaan ini disebut berkaitan dengan tantangan teknis dalam pengembangan perangkat generasi baru tersebut.
Laporan dari rantai pasok menyebutkan bahwa Apple masih menghadapi kendala pada komponen engsel (hinge), yang menjadi salah satu elemen paling krusial dalam desain ponsel lipat.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Max dan iPhone Ultra Dikabarkan Meluncur 2026, Tandai Era Baru iPhone Lipat Apple
Akibatnya, proses produksi dan validasi perangkat disebut belum mencapai tahap final.
Kondisi tersebut berpotensi memberi keuntungan bagi Samsung, terutama setelah peluncuran Galaxy Z Fold 8 yang dijadwalkan pada Juli 2026.
Hal ini dapat memperpanjang dominasi Samsung di pasar ponsel lipat global sebelum Apple benar-benar masuk ke segmen tersebut.
Situasi ini dinilai memberi produsen asal Korea Selatan itu keunggulan waktu sekitar tujuh bulan tanpa kehadiran pesaing langsung dari Apple.
Hambatan terbesar Apple saat ini berada pada pengembangan sistem engsel.
Komponen tersebut menjadi elemen penting dalam ponsel lipat karena menentukan daya tahan, kenyamanan penggunaan, hingga desain perangkat secara keseluruhan.
Apple disebut berupaya menghadirkan engsel yang kuat, ringan, dan tetap mempertahankan profil perangkat yang tipis.
Namun, proses tersebut dilaporkan masih menghadapi tantangan teknis sehingga berpotensi menggeser jadwal peluncuran.
Meski demikian, sejumlah spesifikasi premium terus beredar dalam berbagai bocoran.
Perangkat tersebut dikabarkan akan mengusung layar luar berdesain lebar menyerupai paspor, layar utama berukuran 7,8 inci saat dibuka penuh, rangka titanium setebal sekitar 4,5 mm, serta sistem pendingin vapor chamber yang untuk pertama kalinya hadir pada iPhone.
Fitur-fitur tersebut diproyeksikan menjadi nilai jual utama Apple ketika memasuki pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi Samsung dan sejumlah produsen Android lainnya.
Di sisi lain, Samsung diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya melalui Galaxy Z Fold 8.
Kehadiran perangkat tersebut disebut membawa peningkatan pada desain, ketahanan, dan pengalaman penggunaan yang dapat memperbesar jarak kompetitif sebelum Apple benar-benar masuk ke segmen yang sama.
Baca Juga: Xiaomi Mix Fold 5 Dijadwalkan Meluncur Agustus 2026, Sudah Kantongi Sertifikasi Penjualan di China
Laporan tersebut juga menyebut Apple menghadapi dilema strategis. Di satu sisi, perusahaan dikenal lebih memilih meluncurkan produk yang matang dan telah melalui pengujian ketat.
Namun di sisi lain, penundaan terlalu lama berisiko memberi ruang lebih besar bagi kompetitor untuk merebut pangsa pasar dan loyalitas konsumen.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal peluncuran iPhone Ultra Fold maupun detail spesifikasi perangkat tersebut. (*)
Editor : Budi Miank