PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan akan menaikkan harga Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 menjelang peluncuran resminya pada ajang Galaxy Unpacked bulan ini.
Berdasarkan bocoran terbaru, penyesuaian harga tersebut disebut berlaku terbatas di pasar Korea Selatan dengan Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi model dengan banderol tertinggi.
Kenaikan harga itu dikaitkan dengan meningkatnya biaya komponen serta hadirnya sejumlah peningkatan fitur pada generasi terbaru ponsel lipat Samsung.
Meski demikian, perusahaan hingga kini masih belum mengumumkan harga resmi untuk pasar global.
Meski demikian, besaran kenaikan diperkirakan tidak terlalu signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Menurut laporan tersebut, Galaxy Z Fold8 Ultra diperkirakan dibanderol mulai Rp34,8 juta.
Varian penyimpanan lebih tinggi disebut dapat menembus Rp47,4 juta.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 dikabarkan dijual mulai Rp28,3 juta, sedangkan Galaxy Z Flip8 diperkirakan memiliki harga awal Rp17,7 juta.
Harga resmi untuk pasar global, termasuk Indonesia, hingga kini belum diumumkan Samsung.
Samsung sebelumnya diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, serta perangkat wearable terbaru dalam acara Galaxy Unpacked bulan Juli 2026.
Sejumlah bocoran sebelumnya juga mengungkap peningkatan pada desain yang lebih tipis, performa chipset terbaru, peningkatan kamera, serta fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).(*)
Editor : Budi Miank