Samsung Galaxy Z Flip 8 vs Motorola Razr 60 Ultra, Duel HP Lipat dengan Spek Premium Bikin Calon Pembeli Galau

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:15 WIB
Samsung Galaxy Z Flip 8 dan Motorola Razr 60 Ultra menjadi dua pesaing utama di pasar ponsel lipat premium.(Ilustrasi)
Samsung Galaxy Z Flip 8 dan Motorola Razr 60 Ultra menjadi dua pesaing utama di pasar ponsel lipat premium.(Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Galaxy Z Flip 8 dan Motorola Razr 60 Ultra menjadi dua pesaing utama di pasar ponsel lipat premium sepanjang 2026. 

Keduanya sama-sama mengusung desain clamshell, layar luar yang semakin fungsional, serta fitur kecerdasan buatan (AI), namun menawarkan pendekatan yang berbeda.

Galaxy Z Flip 8 lebih menonjolkan pengalaman perangkat lunak, integrasi ekosistem Samsung, dan berbagai fitur pendukung produktivitas. 

Baca Juga: Samsung Ubah Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 Jadi Webcam USB, Video Call di Komputer Kini Lebih Praktis

Di sisi lain, Razr 60 Ultra mengandalkan keunggulan perangkat keras, termasuk performa, kamera, dan kapasitas baterai yang lebih kompetitif.

Perbedaan tersebut membuat kedua smartphone menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda. 

Galaxy Z Flip 8 cocok bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman software dan ekosistem, sedangkan Razr 60 Ultra menjadi pilihan menarik bagi mereka yang lebih mengutamakan spesifikasi dan performa perangkat keras.

Kedua perangkat mengusung desain lipat vertikal dengan layar luar yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya. 

Baca Juga: Galaxy AI Makin Digemari, Samsung Sebut 96 Persen Pengguna Z Fold7 dan Z Flip7 Aktif Memanfaatkannya

Galaxy Z Flip 8 tampil lebih tipis dan ringan, sementara Razr 60 Ultra mempertahankan desain premium dengan layar penutup yang luas dan fungsional.

Samsung juga menghadirkan peningkatan pada mekanisme engsel dan lipatan layar sehingga bekas lipatan (crease) semakin minim saat digunakan. 

Galaxy Z Flip 8 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan RAM 12 GB. 

Perangkat ini menjalankan Android terbaru dengan antarmuka One UI yang mendapat dukungan pembaruan hingga tujuh tahun. 

Motorola Razr 60 Ultra juga mengandalkan chipset kelas flagship dengan konfigurasi RAM lebih besar pada beberapa varian, sehingga menawarkan performa tinggi untuk multitasking maupun gaming.

Di sektor fotografi, Motorola menawarkan konfigurasi kamera yang lebih agresif dengan sensor beresolusi tinggi di seluruh lensa. 

Baca Juga: Galaxy Z Flip8 atau Galaxy S26? Samsung Adu Desain Ringkas, Kamera, Baterai, dan Performa Premium

Sementara itu, Samsung mengandalkan pemrosesan gambar (image processing) dan optimalisasi perangkat lunak yang selama ini menjadi kekuatan lini Galaxy. 

Razr 60 Ultra memiliki kapasitas baterai lebih besar serta dukungan pengisian cepat yang lebih tinggi. 

Galaxy Z Flip 8 membawa baterai 4.300 mAh, namun tetap mengedepankan efisiensi daya melalui optimalisasi perangkat lunak dan chipset terbaru.

Samsung menawarkan berbagai fitur Galaxy AI, integrasi Gemini, serta konektivitas yang erat dengan perangkat Galaxy lain seperti tablet, smartwatch, dan laptop. 

Baca Juga: Samsung Tak Hadirkan Galaxy Z Flip8 FE di Unpacked 2026, Benarkah Seri Lipat Murah Resmi Dihentikan?

Dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun juga menjadi nilai tambah bagi pengguna jangka panjang. 

Motorola menghadirkan sejumlah fitur AI miliknya sendiri dan pengalaman Android yang lebih ringan, namun ekosistem perangkatnya belum seluas Samsung. 

Galaxy Z Flip 8 cocok bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman perangkat lunak, pembaruan jangka panjang, dan ekosistem Galaxy. 

Sementara Motorola Razr 60 Ultra lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi hardware lebih agresif, terutama pada sektor baterai, pengisian daya, dan kamera.(*)

Editor : Budi Miank
HP lipat smartphone premium Galaxy Z Flip 8 Motorola Razr 60 Ultra samsung