Xiaomi 18 Fold Pamer Desain Passport-Style, Siap Tantang Samsung dan Apple di Pasar Foldable

Budi Miank • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:47 WIB
Xiaomi 18 Fold membawa desain passport-style dan chipset XRing O3 untuk menantang dominasi Samsung di pasar ponsel lipat.(Dok. Xiaomi)
Xiaomi 18 Fold membawa desain passport-style dan chipset XRing O3 untuk menantang dominasi Samsung di pasar ponsel lipat.(Dok. Xiaomi)

PONTIANAK POST – Persaingan ponsel lipat premium bakal kedatangan pemain baru dari Xiaomi. Xiaomi 18 Fold dipersiapkan dengan sejumlah pembaruan yang membuat perangkat ini berpeluang bersaing dengan produk foldable Samsung dan Apple.

Xiaomi telah memperkenalkan perangkat tersebut dalam ajang IFA 2026 sebelum peluncuran resminya di China.

Baca Juga: Apple M6 Hadir Lebih Dulu, Beri Gambaran Arsitektur Chip A20 Pro iPhone 18 Pro

Salah satu daya tarik utamanya terletak pada desain passport-style yang menjadi pembeda dari kebanyakan ponsel lipat bergaya buku.

Saat dalam kondisi tertutup, desain Xiaomi 18 Fold memiliki bentuk yang lebih ringkas dan tidak setinggi foldable konvensional.

Pendekatan ini memberikan karakter berbeda sekaligus memperkuat positioning Xiaomi 18 Fold di segmen ponsel lipat premium.

Ada setidaknya tiga alasan yang membuat Xiaomi 18 Fold menarik perhatian, mulai dari chipset hingga potensi harga.

Baca Juga: Resmi Meluncur 7 September, Xiaomi 18 Fold Hadir dalam Pilihan Warm Gold White dan Black

1. Chip XRing O3 dan RAM LPDDR6

Salah satu daya tarik terbesar Xiaomi 18 Fold berada di sektor performa.

Perangkat ini menjadi smartphone flagship pertama Xiaomi yang menggunakan XRing O3, chipset buatan sendiri yang diproduksi dengan proses 3nm. 

Xiaomi juga memasangkannya dengan RAM LPDDR6 yang dikembangkan CXMT.

Kombinasi tersebut membuat Xiaomi tidak sepenuhnya bergantung pada chipset Qualcomm, MediaTek, atau produsen lain untuk perangkat flagship-nya.

Xiaomi 18 Fold sekaligus menjadi panggung penting bagi perusahaan untuk menunjukkan kemampuan pengembangan chip internal mereka.

2. Kamera Leica 200 MP

Bukan cuma soal performa, Xiaomi juga membekali 18 Fold dengan sektor fotografi yang agresif. 

Baca Juga: Xiaomi 18 Fold dan Pad 9 Pro Max Dipastikan Eksklusif China dengan Chip XRING O3

Ponsel lipat ini disebut membawa kamera utama 200 MP Leica, ditemani kamera ultrawide 50 MP dan kamera telefoto periskop 50 MP.

Konfigurasi tersebut membuat Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi salah satu foldable dengan kemampuan kamera paling menarik di kelasnya.

Xiaomi juga menggunakan desain kamera belakang berbentuk horizontal pada modul berbentuk pil, memberikan tampilan yang cukup berbeda dibanding sejumlah pesaingnya.

3. Harga Berpotensi Lebih Agresif

Faktor terakhir yang bisa menjadi senjata Xiaomi adalah harga.

TelecomTalk memperkirakan Xiaomi dapat menawarkan 18 Fold dengan harga lebih agresif dibandingkan pesaing seperti Samsung Galaxy Z Fold 8 dan foldable Apple yang diperkirakan hadir tahun ini.

Baca Juga: Galaxy S27 Ultra dan S27 Pro Muncul di Sertifikasi 3C, Samsung Ungkap Dukungan Fast Charging 60W

Harga resmi Xiaomi 18 Fold untuk pasar India maupun global belum diumumkan.

 Sebagai pembanding, Galaxy Z Fold 8 disebut memiliki harga mulai Rp34,7 juta.

Jika Xiaomi benar-benar memberikan harga yang lebih rendah dengan spesifikasi flagship, persaingan di pasar ponsel lipat bisa menjadi semakin panas.

Xiaomi 18 Fold mengusung format mid-fold dengan bodi yang lebih pendek dan lebar ketika dilipat. 

Saat dibuka, perangkat ini menawarkan layar internal sekitar 7,58 inci dengan orientasi yang lebih lebar.

Xiaomi dijadwalkan meluncurkan 18 Fold secara resmi di China pada 7 September 2026. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai ketersediaan globalnya.(*)

Editor : Budi Miank
Galaxy Z Fold 8 Xring O3 Xiaomi 18 Fold HP lipat Xiaomi