Irenius Kadem, Plt Ketua DPC Peradi Pontianak, didampingi sekretarisnya, Uspalino SH dan wakil ketua, Yulfi Asmadi SH MH, saat menerima kedatangan pihak Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, Herlina SH MH dan DR Syarif Hasyim Azizurrahman, SH Mhum, menyampaikan apresiasinya saat melepas dan menyerahkan kembali mahasiswa magang tersebut kepada pihak fakultas.
Dia menyatakan DPC Peradi Pontianak dengan tangan terbuka siap menerima mahasiswa magang, jika nanti pihak fakultas kembali menyerahkan mahasiswa magang lainnya. “Mengingat kita ada kerjasama dengan pihak Fakultas Hukum Untan. Bahkan kita juga telah meningkatkan kerjasama ini bukan sekedar penerimaan mahasiswa magang,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Ia bercerita tentang pengalamannya semasa masih menjadi mahasiswa dulu. “Kalau masa kami dulu sangat repot, masa masa sulit untuk fasilitas menjalani kuliah masih menggunakan mesin tik. Jika salah ketik, maaf kalau ada dosen kami dulu yang tak mau salah satu huruf saja, harus mengetik ulang. Bisa dibayangkan tugas yang harusnya segera bisa berhari hari. Maka tak heran kalau dulu kuliah bisa sampai tujuh tahun.”
Bahkan lanjut dia, masa menjadi advokat dulu, juga beda dengan sekarang. Dulu membuat nota hukum baik dalam perkara perdata, pidana maupun lainnya cukup repot. Namun sekarang cukup mudah dengan menggunakan komputerisasi, termasuk persidangan “Apalagi sekarang persidangan khususnya perdata sudah menggunakan sistem online,” terangnya
Terkait masa magang di DPC Peradi Pontianak, Irenius Kadem juga menyampaikan beberapa hal dan harapan. Tentu katanya banyak ilmu yang didapat diluar pendidikan di kampus, seperti bagaimana pengurus dan anggota DPC Peradi Pontianak menjalankan organisasi. Menyaksikan secara langsung bagaimana advokat, khususnya Peradi menjalankan profesinya sebagai penegak hukum sebagaimana diamanahkan Undang-undang advokat. Begitu pula bagaimana proses persidangan di pengadilan, meskipun di kampus ada program kuliah berkaitan dengan praktik peradilan melalui peradilan semu.
Sebab itu dia berharap, mahasiswa magang ini dapat menyerap ilmu dan hal-hal yang baik di DPC Peradi Pontianak. “Kalau ada yang baik di kantor (sekretariat) kami DPC PERADI Pontianak, ambil sebagai menambah pengalaman. Kalau ada yang kurang ya silahkan ditambah saja dengan pengalaman-pengalaman nanti,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut Irenius kadem juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus (Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura) yang mempercayai kerjasama dengan DPC Peradi Pontianak, khususnya pemagangan mahasiswa melalui salah satu program Kampus Merdeka yakni Merdeka Belajar.
Senada, Uspalino, SH, Sekretaris DPC Peradi Pontianak. Dia berharap, apa yang didapat mahasiswa magang ini dapat dipraktekan kelak dilapangan. “Jika sudah terjun di masyarakat, kelak, misalnya terjun di profesi advokat, jadilah advokat penegak hukum yang baik. Saya yakin adik-adik ini mendapat pengalaman yang banyak, sebagai bahan untuk menambah keilmuan dan prestasi, khususnya dibidang hukum, dan setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Herlina, SH MH, Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universtas Tanjungpura juga menyampaikan apresiasinya kepada DPC Peradi Pontianak yang mau menerima mahasiswa magang Fakultas Hukum Untan, hingga berakhirnya masa magang mereka. “Kami berharap kerjasama bisa berlangsung terus. Dan saya tertarik, kalau bisa kerjasama lebih ditingkatkan dengan DPC Peradi. Seperti program praktisi mengajar,” terangnya.
Dia berharap, apa yang telah diberikan DPC Peradi Pontianak, dapat menjadi bahan yang berguna dan bermanfaat bagi mahasiswa yang telah menjalani masa magang. “Sekali lagi kami megucapkan banyak terimakasih atas pengalaman yang telah diberikan kepada mahasiswa kami. Mohon maaf jika terdapat kekurangan dari mahasiswa kami,” terangnya.
DR Syarif Hasyim Azizurrahman, SH Mhum, Dosen Fakultas Hukum Untan, saat mendampingi menarik kembali mahasiswa magang ke Kampus Fakultas Hukum Untan menyampaikan apresiasinya kepada pengurus DPC Peradi Pontianak, yang telah membimbing mahasiswa magang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, khususnya mendapatkan pengalaman di Peradi Pontianak.
“Pengalaman dan ilmu ini, bukan saja di dalam lembaga Peradi, tetapi juga di pengadilan, di kejaksaan dan di kepolisian. Bagaimana tata cara seperti melakukan pembelaan dan pendampingan, yang tentu ada keahlian dan skill khusus. Walaupun di fakultas secara teori didapat,” terangnya.
Dalam kesempatan itu juga dia berterimakasih kepada pengurus DPC Peradi Pontianak yang telah menerima mahasiswa dengan baik dengan semangat kekeluargaan.
Eral Aubin Lubis dan Nadila Oktaviani, mewakili rekan mahasiswa magang menyampaikan pula apresiasinya kepada Pengurus DPC Peradi yang mau menerima mereka dan membimbing mereka menimba ilmu di luar kampus dengan pengalaman-pengalaman di kesekretariatan DPC Peradi Pontianak maupun membawa mereka menyaksikan bagaimana proses kinerja advokat di pengadilan, maupun di pemberian advis hukum.
Diakhir kegiatan, Plt Ketua bersama Sekretaris DPC Peradi Pontianak menyerahkan sertifikat sebagai bukti magang kepada 10 mahasiswa magang, dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan piagam penghargaan dari mahasiswa yang diwakili para Dosen. (pay) Editor : Yulfi Asmadi