Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cuaca Panas Picu Dua Titik Karhutla di Kubu Raya, Api Sempat Dekati Rumah Warga

Ashri Isnaini • Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:36 WIB

Tim Siaga Karhutla berupaya mendinginkan lahan bekas kebakaran lahan di Kubu Raya pada Sabtu (17/1).
Tim Siaga Karhutla berupaya mendinginkan lahan bekas kebakaran lahan di Kubu Raya pada Sabtu (17/1).

PONTIANAK POST — Cuaca panas dalam beberapa pekan belakangan mulai berdampak di Kubu Raya. Pada Jumat (16/1) dua titik kebakaran hutan dan lahan terpantau di wilayah Sungai Raya dan Sungai Kakap. 

Mengetahui adanya titik api tersebut, Tim Siaga Karhutla yang terdiri dari Polres Kubu Raya, Dit Samapta Polda Kalbar, BNPB, TNI, Pemadam Kebakaran Kubu Raya, serta unsur pemangku kepentingan terkait langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemadaman intensif.

Berdasarkan data lapangan, titik kebakaran pertama terjadi di Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Api menghanguskan lahan seluas sekitar dua hektare. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena jarak titik api hanya sekitar 70 meter dari permukiman warga.

Sementara itu, titik kebakaran kedua berada di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, dengan luas lahan terdampak sekitar 1,5 hektare.

Baca Juga: Polres Sambas Terima Sarpras Pemadam Karhutla dari BNPB, Perkuat Kesiapsiagaan di Lapangan

Kedua lokasi tersebut merupakan lahan kosong dengan vegetasi gambut yang mudah terbakar dan berpotensi sulit dipadamkan apabila api merambat ke lapisan tanah bagian bawah.

Hingga Sabtu (17/1), tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan atau cooling down. Langkah ini dilakukan guna memastikan bara api di dalam tanah gambut benar-benar padam dan tidak kembali menyala akibat tiupan angin.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan penanganan Karhutla menjadi prioritas utama. Selain pemadaman, personel di lapangan juga secara rutin melakukan patroli di titik-titik rawan kebakaran.

“Kami terus berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan lahan. Ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga kelancaran aktivitas, terutama karena Kubu Raya memiliki objek vital nasional, Bandara Internasional Supadio, yang harus bebas dari gangguan kabut asap,” ujar Ade, sabtu (17/1) di Sungai Raya. 

Selain upaya teknis di lapangan, kepolisian lanjut Ade, juga gencar memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang luas terhadap kesehatan, lingkungan, dan perekonomian.

Baca Juga: Luas Karhutla di Kalbar Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Lebih dari 87 Ribu Hektare

“Mengenai penyebab pasti kebakaran di dua lokasi tersebut, hingga saat ini Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Ade.  (ash)

Editor : Miftahul Khair
#cuaca panas #karhutla #kebakaran lahan #sungai raya #kubu raya #Sungai Kakap