Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalbar Catat 2.000 Pengangguran Baru, Lulusan SMK Jadi Penyumbang Tertinggi

S
Penulis: Siti Sulbiyah❯

Ilustrasi pengangguran.
Ilustrasi pengangguran.


Advertisement

PONTIANAK POST — Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat 2.93 juta penduduk bekerja dan 148.250 orang menganggur pada Agustus 2025, termasuk 2.000 pengangguran baru. Kepala BPS Kalbar, Much Saichudin, menjelaskan kenaikan TPT dibanding Februari 2025 tercatat 4,82 persen, sedikit turun dibanding Agustus 2024 (4,86%).

TPT tertinggi terjadi pada laki-laki (5,02%), sementara perempuan 4,48%. Berdasarkan lokasi, TPT perkotaan mencapai 7,26%, lebih tinggi dibanding perdesaan 3,17%. Menurut pendidikan, lulusan SMK mendominasi pengangguran dengan TPT 9,86%, sedangkan lulusan SD ke bawah paling rendah 2,53%.

Penggiat pendidikan Polycarpus Widjaja Tandra menekankan pentingnya kemampuan adaptasi teknologi bagi generasi muda agar siap bersaing di dunia kerja. “Teknologi bukan hanya memudahkan, tetapi membuka peluang masa depan,” ujarnya.

Advertisement

Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Muhammad Akbar, menambahkan bahwa perguruan tinggi di Kalbar, baik negeri maupun swasta, terus ditingkatkan mutu pendidikan dan sarana-prasarananya agar lulusan kompeten dan sesuai kebutuhan industri. (sti)

Advertisement
Editor : Aristono Edi Kiswantoro

Artikel Terkait

Wapres Gibran Dorong Sinergi SMK dan Kampus di Industri EV, Sebut Motor Listrik Solusi Pangkas Impor BBM

Wapres Gibran Dorong Sinergi SMK dan Kampus di Industri EV, Sebut Motor Listrik Solusi Pangkas Impor BBM

Wapres Gibran ajak SMK dan kampus kolaborasi dengan industri EV. Motor listrik dinilai efektif pangkas impor BBM fosil.

Kerja 1 Jam dalam Seminggu Sudah Dihitung Bukan Pengangguran, Ini Penjelasan BPS

Kerja 1 Jam dalam Seminggu Sudah Dihitung Bukan Pengangguran, Ini Penjelasan BPS

BPS menghitung orang yang bekerja minimal satu jam seminggu sebagai penduduk bekerja. Simak kategori jam kerja dan data terbaru 2026.

Antara Krisis Karakter, Pengangguran, dan Tanggung Jawab Kebangsaan*

Antara Krisis Karakter, Pengangguran, dan Tanggung Jawab Kebangsaan*

Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi generasi muda menghadapi pengangguran, teknologi, dan tantangan masa depan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer