Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Biro Hukum Kalbar Terima JCF, Bahas Rencana Gelaran CSR Connect 2025

A

Plt Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Barat, A Manaf bersama pengurus JFC, Deska Irnan Syafara, Marupek, dan Slamet.
Plt Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Barat, A Manaf bersama pengurus JFC, Deska Irnan Syafara, Marupek, dan Slamet.


Advertisement

PONTIANAK POST – Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat menerima kunjungan silaturahmi dan diskusi dari Journalist Collaboration Forum (JCF) pada Selasa (18/11/2025) siang.

Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan CSR Connect Kalbar 2025 yang dijadwalkan berlangsung di Pontianak pada Desember mendatang.

Ketua JCF, Deska Irnan Syafara, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digagas sebagai upaya mendorong arah kebijakan CSR agar lebih terarah dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.

Advertisement

“Kami, para wartawan di Kalimantan Barat, tergerak untuk mendorong dan membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan CSR, supaya tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat ini.

Plt Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kalbar, A. Manaf, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai kehadiran JCF dapat menjadi mitra strategis dalam pengawasan dan penguatan pelaksanaan CSR di daerah.
“Kami mengapresiasi rencana teman-teman wartawan mengadakan event tersebut. Saya kira Forum ini dapat membantu pemerintah mengawasi pelaksanaan CSR di Kalimantan Barat,” katanya.

Diskusi berlangsung hangat dan produktif, menghasilkan sejumlah saran serta masukan dari kedua lembaga terkait penyelenggaraan CSR Connect Kalbar 2025. *

Advertisement
Editor : Aristono Edi Kiswantoro

Artikel Terkait

PWI Ketapang Resmi Terbentuk, Supriadi Nahkodai Periode 2026-2029

PWI Ketapang Resmi Terbentuk, Supriadi Nahkodai Periode 2026-2029

Terbentuknya PWI Ketapang menandai perluasan organisasi PWI di Kalbar sekaligus menjadi momentum memperkuat profesionalisme dan etika jurnal

ISPA Karhutla Tembus 401 Ribu Kasus, Kalbar Sumbang 49 Ribu

ISPA Karhutla Tembus 401 Ribu Kasus, Kalbar Sumbang 49 Ribu

ISPA akibat Karhutla secara nasional sudah tembus 401 ribu kasus. Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah dengan lonjakan yang tinggi.

Konflik Buaya dan Manusia Meningkat di Kalbar, Alih Fungsi Habitat Jadi Salah Satu Pemicu Utama

Konflik Buaya dan Manusia Meningkat di Kalbar, Alih Fungsi Habitat Jadi Salah Satu Pemicu Utama

Sebanyak 33 konflik buaya dan manusia tercatat di Kalbar hingga Agustus 2026. Alih fungsi habitat dan sampah sungai menjadi pemicu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer