Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Pontianak Arahkan Seluruh Pembayaran PAD Lewat Platform e-Ponti

M
Penulis: Mirza Ahmad Muin❯
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono

Advertisement

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengarahkan agar seluruh proses pembayaran yang berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan dapat dilakukan melalui platform digital e-Ponti. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pontianak mempercepat digitalisasi keuangan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Edi mengatakan, saat ini Pemkot Pontianak tengah memproses penerapan pelayanan satu pintu agar transaksi yang berkaitan dengan pendapatan daerah dapat terintegrasi dalam satu sistem. Dengan demikian, pembayaran tidak hanya terpusat pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tetapi juga dapat diterapkan pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang mengelola penerimaan.

“Sudah saya arahkan agar ke depan seluruh proses pembayaran yang berkaitan dengan PAD bisa dilakukan melalui e-Ponti. Sekarang kita sedang memproses pelayanan satu pintu, sehingga sistem transaksi ini nantinya bisa diterapkan lebih luas di lingkungan Pemkot Pontianak,” ujarnya, Selasa (27/10).

Menurut Edi, integrasi tersebut akan membuat proses transaksi keuangan pemerintah daerah menjadi lebih cepat, praktis, dan transparan. Selain itu, sistem digital memungkinkan penerimaan daerah tercatat secara lebih terintegrasi sehingga memudahkan pemantauan dan pengawasan terhadap arus pendapatan.

Ia menjelaskan, salah satu manfaat utama dari penerapan sistem ini adalah pembayaran yang dilakukan masyarakat dapat langsung masuk ke kas daerah melalui mekanisme yang terintegrasi. Dengan begitu, proses administrasi penerimaan dapat berlangsung lebih efisien dan meminimalkan potensi keterlambatan pencatatan transaksi.

Advertisement

Edi berharap, pengembangan e-Ponti dapat menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola keuangan Pemkot Pontianak. Digitalisasi tidak hanya menyangkut kemudahan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga pembenahan sistem pengelolaan pendapatan agar lebih akuntabel.

Melalui integrasi pembayaran tersebut, Pemkot Pontianak menargetkan pengelolaan PAD semakin optimal. Di sisi lain, masyarakat dan pelaku usaha juga diharapkan memperoleh kemudahan dalam memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemerintah daerah melalui layanan digital yang terintegrasi.(iza)

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Pontianak Dorong e-Ponti Digunakan Seluruh OPD untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

DPRD Pontianak Dorong e-Ponti Digunakan Seluruh OPD untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Bebby Nailufa mendorong perluasan e-Ponti ke seluruh OPD agar transaksi digital terintegrasi dan PAD Kota Pontianak meningkat.

APBD Ketapang 2027 Mulai Dibahas, DPRD Soroti Pendapatan Daerah dan Transfer dari Pusat

APBD Ketapang 2027 Mulai Dibahas, DPRD Soroti Pendapatan Daerah dan Transfer dari Pusat

DPRD Ketapang mulai mencermati rancangan APBD 2027, dengan fokus pada proyeksi pendapatan, transfer pusat, dan prioritas pembangunan.

APBD Kayong Utara 2027 Disiapkan, Bupati Romi Wijaya Tekankan Pendapatan Daerah Harus Seimbang

APBD Kayong Utara 2027 Disiapkan, Bupati Romi Wijaya Tekankan Pendapatan Daerah Harus Seimbang

APBD Kayong Utara 2027 harus realistis, dengan target pendapatan yang tercapai dan belanja berkualitas untuk masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer