Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rasmidi Terima Mahasiswa Polnep, Bedah Tuntas Mekanisme Pembentukan Perda dan Pergub

D
Penulis: Deny Hamdani❯
DPRD Kalbar menerima kunjungan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Unta, Rabu (4/11) untuk mempelajari mekanisme pembentukan produk hukum daerah, mulai dari peraturan daerah (Perda) hingga peraturan gubernur (Pergub). (DENY HAMDANI/PONTIANAK POST)
DPRD Kalbar menerima kunjungan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Unta, Rabu (4/11) untuk mempelajari mekanisme pembentukan produk hukum daerah, mulai dari peraturan daerah (Perda) hingga peraturan gubernur (Pergub). (DENY HAMDANI/PONTIANAK POST)

Advertisement

PONTIANAK POST – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) mengunjungi DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (4/11) untuk mempelajari mekanisme pembentukan produk hukum daerah, mulai dari peraturan daerah (Perda) hingga peraturan gubernur (Pergub).

Advertisement

Kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi mahasiswa dengan jajaran DPRD Kalbar mengenai proses legislasi daerah, termasuk tahapan penyusunan, pembahasan, hingga penerbitan produk hukum.

Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Rasmidi, mengatakan para mahasiswa ingin memahami secara langsung bagaimana sebuah Perda dibentuk dan bagaimana proses penerbitan Pergub.

Advertisement

Menurut dia, diskusi tersebut juga mengangkat tema Critical Thinking and Analysis dalam memahami produk hukum daerah. "Kami sudah menjelaskan secara runut mekanisme pembentukan peraturan daerah, dari awal sampai akhir, sehingga mereka bisa mengetahui proses yang berlangsung di lembaga ini,” ujar Ketua Demokrat Kabupaten Ketapang ini.

Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang datang untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman mengenai proses legislasi di tingkat daerah. Rasmidi menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi penerus yang kelak akan mengambil bagian dalam pembangunan dan kehidupan berbangsa.

Karena itu, pemahaman mengenai proses pembentukan kebijakan dan regulasi dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga mampu memahami mekanisme pemerintahan dan produk hukum yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan diskusi seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan lembaga legislatif dengan kalangan akademisi dan generasi muda. (den)

Advertisement

Artikel Terkait

Minta OPD Strategis Tetap Maksimalkan Kinerja di Tengah Pemangkasan Anggaran

Minta OPD Strategis Tetap Maksimalkan Kinerja di Tengah Pemangkasan Anggaran

Anggota DPRD Pontianak Syahrul desak OPD strategis tetap maksimalkan kinerja dan fokus skala prioritas masyarakat.

Kemacetan Kian Parah, Anggota DPRD Kalbar Dorong Percepatan Duplikasi Jembatan Kapuas II

Kemacetan Kian Parah, Anggota DPRD Kalbar Dorong Percepatan Duplikasi Jembatan Kapuas II

Tiap jam warga terjebak macet. DPRD Kalbar mendesak duplikasi Jembatan Kapuas II serta pelebaran jalan jadi solusi yang tak boleh ditunda.

Ke Mana Data Penjualan BBM Kalbar? Pansus DPRD Segera Jadwalkan RDP dengan Pertamina

Ke Mana Data Penjualan BBM Kalbar? Pansus DPRD Segera Jadwalkan RDP dengan Pertamina

Pansus PAD Kalbar berencana gelar RDP panggil Pertamina guna meminta transparansi data penjualan BBM untuk hitung akurat potensi PBBKB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer