Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhub Prediksi Puncak Mudik Natal 21 Desember, Penumpang Diproyeksi Capai 5 Juta

H
Penulis: Hanif PP❯

 

Calon penumpang pesawat antre masuk ke dalam terminal untuk lapor diri di Terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (21/12/2024). PT Angkasa Pura Indonesia (API) selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta mencatat puncak aru
Calon penumpang pesawat antre masuk ke dalam terminal untuk lapor diri di Terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (21/12/2024). PT Angkasa Pura Indonesia (API) selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta mencatat puncak aru

PONTIANAK POST – Jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus keberangkatan Natal diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025. Sedangkan arus balik terbesar akan terjadi pada 3 Januari hingga 4 Januari 2026.


Advertisement

Ditjen Hubud juga menyebut bahwa posko pemantauan akan dibuka mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di Kantor Pusat Kemenhub. Posko tersebut memantau kegiatan di 257 bandara seluruh Indonesia.

“Kami memperkirakan jumlah penumpang naik sekitar 7 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total lebih dari 5 juta penumpang untuk rute domestik dan internasional,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa  dalam keterangan resmi.

Untuk periode Nataru 2025, jumlah penumpang domestik diprediksi mencapai 3,89 juta orang atau naik 5 persen, sedangkan internasional sekitar 1,15 juta orang atau naik 11 persen. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Ditjen Hubud memproyeksikan kebutuhan 326 pesawat yang terdiri dari 286 pesawat jet dan 40 pesawat propeller.

Advertisement

“Saat ini, total armada pesawat udara di Indonesia mencapai 560 unit, dengan 366 pesawat siap beroperasi dan 194 dalam perawatan. Maskapai dengan jumlah armada terbanyak antara lain Lion Air mencapai 97 unit, Wings Air dengan 77 unit, dan Garuda Indonesia mencapai 81 unit,” ujarnya.

Bandara tersibuk diprediksi meliputi Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Ngurah Rai (Denpasar). “Juga, Sultan Hasanuddin (Makassar), Kualanamu (Medan), dan Juanda (Surabaya). Untuk rute internasional, pergerakan tertinggi akan terjadi dari dan menuju Singapura dan Kuala Lumpur,” urainya.

Pemerintah bersama operator penerbangan juga memberikan berbagai insentif untuk menekan tarif tiket pesawat selama periode Nataru, termasuk diskon PPN tiket ekonomi, pengurangan biaya layanan bandara, dan penurunan harga avtur di 37 bandara. “Diskon tarif berlaku untuk pembelian tiket pada 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026 dan periode penerbangan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Semoga ini menjadi kado terbaik bagi para penumpang di musim liburan kali ini,” harapnya. (idr/ttg)

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenhub Dukung Pengembangan Apron dan Taxiway Bandara Singkawang 2027

Kemenhub Dukung Pengembangan Apron dan Taxiway Bandara Singkawang 2027

Kemenhub mendukung pengembangan apron dan taxiway Bandara Singkawang pada 2027 serta rencana pembukaan rute penerbangan baru.

Ketimpangan Infrastruktur Kalimantan Mencuat, Kereta Api Trans-Kalimantan Jadi Sorotan

Ketimpangan Infrastruktur Kalimantan Mencuat, Kereta Api Trans-Kalimantan Jadi Sorotan

Kereta Api Trans-Kalimantan jadi sorotan di tengah ketimpangan infrastruktur dan belum terperincinya rute serta anggaran pembangunan.

Anggaran Kemenhub 2027 Tembus Rp32,93 Triliun, tapi Kereta Api Trans-Kalimantan Masih Misterius

Anggaran Kemenhub 2027 Tembus Rp32,93 Triliun, tapi Kereta Api Trans-Kalimantan Masih Misterius

Kemenhub menyiapkan Rp32,93 triliun untuk kereta api 2027, tetapi alokasi dan rute Trans-Kalimantan masih belum jelas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer