Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua MPR Beri Komentar Soal Karhutla yang Kian Memprihatinkan

A
ASAP: Seorang balita harus menggunakan masker saat digendong ibunya beraktivitas di luar rumah Jalan Raya Kakap, Kubu Raya. Ancaman ISPA menghantui balita dan anak-anak saat musim kabut asap.
ASAP: Seorang balita harus menggunakan masker saat digendong ibunya beraktivitas di luar rumah Jalan Raya Kakap, Kubu Raya. Ancaman ISPA menghantui balita dan anak-anak saat musim kabut asap.

Advertisement

 

PONTIANAK POST — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan bahwa kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda berbagai wilayah di Indonesia saat ini berada dalam tingkat yang memprihatinkan. Kendati demikian, ia menilai pemerintah dan aparat terkait telah berupaya keras menanggulangi bencana tersebut.

Muzani mengungkapkan bahwa penanganan karhutla di lapangan menghadapi kendala yang sangat kompleks akibat luasnya area yang terbakar serta terbatasnya sumber air di tengah musim kemarau panjang.

Advertisement

"Ini agak tidak gampang, tapi saya melihat semangat dari aparat-aparat, baik TNI, Polri, ataupun mereka yang menangani persoalan karhutla ini dengan sungguh-sungguh," ujar Muzani di Jakarta, Jumat (28/8).

Ia menyoroti sebaran kebakaran yang kini mulai merambah kawasan hutan sensitif dan konservasi. Selain wilayah langganan di Kalimantan dan Sumatera, karhutla dilaporkan mulai meluas ke wilayah Jawa hingga Papua.

Situasi ini diperkuat oleh data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (27/8) yang mencatat lonjakan tajam titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan. Kalimantan Tengah menjadi area dengan peningkatan tertinggi, yakni mendeteksi 1.837 titik panas baru.

Advertisement

Muzani mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang bertaruh risiko di lapangan serta mengimbau para petugas untuk tetap mengutamakan keselamatan. Selain itu, ia mengajak masyarakat luas untuk terus memberikan dukungan nyata demi kelancaran operasi pemadaman di area terdampak.

Advertisement

Artikel Terkait

Titik Api Nihil, Satgas Karhutla Kalbar Lanjutkan Pendinginan Lahan Gambut

Titik Api Nihil, Satgas Karhutla Kalbar Lanjutkan Pendinginan Lahan Gambut

Satgas Karhutla Kalbar lanjutkan pendinginan gambut meski titik api nihil, sementara 29 titik panas terpantau di tiga kabupaten.

Kabar Baik! Karhutla Kalbar Hampir Padam, Tersisa 0,19 Hektare Saja

Kabar Baik! Karhutla Kalbar Hampir Padam, Tersisa 0,19 Hektare Saja

Penanganan karhutla di Kalbar oleh BNPB telah mencapai 98,4 persen dibantu hujan dan operasi modifikasi cuaca (OMC), namun kewaspadaan tetap

Hotspot Kalbar Tinggal Tujuh Titik, Penanganan Karhutla Menunjukkan Perkembangan Positif

Hotspot Kalbar Tinggal Tujuh Titik, Penanganan Karhutla Menunjukkan Perkembangan Positif

Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalbar turun menjadi tujuh titik, seiring membaiknya jarak pandang dan penanganan karhutla.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer