Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polemik Manajer KDMP: Dirut Agrinas Sempat Singgung Sabotase Struktural

A
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Di tengah berlangsungnya program, pemerintah mengevaluasi prosedur pelatihan setelah empat peserta meninggal dunia di lokasi pendidikan yang berbeda. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr)
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Di tengah berlangsungnya program, pemerintah mengevaluasi prosedur pelatihan setelah empat peserta meninggal dunia di lokasi pendidikan yang berbeda. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr)

Advertisement

 

PONTIANAK POST - Penempatan ribuan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) belum sepenuhnya tuntas. PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan siap menerima dan menempatkan sekitar 13.000–15.000 manajer, tetapi prosesnya sempat tersendat di tingkat regulator.

Persoalan itu disampaikan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota melalui akun Instagram pribadinya. Ia mempertanyakan lambannya penempatan para manajer yang telah menunggu kepastian tugas.

Advertisement

Joao bahkan menduga terdapat persoalan struktural yang menghambat operasional program tersebut. Menurut dia, penempatan manajer semestinya dapat diselesaikan tanpa proses yang berlarut-larut.

“Hanya menempatkan orang kok susah sekali. Kok sedikit-sedikit harus ada uang dulu baru kerja. Ini kan bentuk pembangkangan atau deep state, seperti kata Bapak Presiden,” kata Joao dalam unggahannya, Senin (14/9).

Dipanggil Kementerian BUMN

Advertisement

Setelah menyampaikan kritik tersebut, Joao diundang ke Kantor Kementerian BUMN. Kepada Jawa Pos, ia membenarkan pertemuan itu turut membahas penempatan manajer KDKMP.

Joao tidak memerinci hasil pembicaraan tersebut. Namun, ia menyatakan persoalan sumber daya manusia dalam program KDKMP telah diselesaikan.

“SDM done,” kata Joao melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9).

Pernyataan tersebut belum berarti seluruh manajer akan ditempatkan secara serentak. Menurut Joao, penempatan dilakukan bertahap mengikuti wilayah koperasi masing-masing.

“Sesuai desa dan berjenjang,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Kubu Raya Siapkan Skema Penguatan 39 Ribu UMKM melalui KDMP dan Perumda Niaga Usaha

Kubu Raya Siapkan Skema Penguatan 39 Ribu UMKM melalui KDMP dan Perumda Niaga Usaha

Pemkab Kubu Raya siapkan penguatan UMKM melalui KDMP dan Perumda Niaga Usaha untuk memperluas akses pasar dan daya saing usaha.

53 Gerai KDMP di Kubu Raya Siap Beroperasi, Pemda Verifikasi Perizinan dan Status Lahan

53 Gerai KDMP di Kubu Raya Siap Beroperasi, Pemda Verifikasi Perizinan dan Status Lahan

Sebanyak 53 gerai KDMP di Kubu Raya telah terbangun. Pemda memverifikasi perizinan dan lahan agar segera beroperasi

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN menggandeng 107 KDKMP untuk melayani pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, sekaligus membuka peluang usaha koperasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer