Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengupas Bawang Masuk Desil Kaya, Bansos Terputus

A
Ilustrasi bawang putih.
Ilustrasi bawang putih.

Advertisement

 

PONTIANAK POST — Ehoy, perempuan berusia 68 tahun yang hidup sendiri di rumah kontrakan, bertahan dengan mengupas bawang di pasar. Namun, warga Kramat Jati, Jakarta Timur, itu tercatat dalam Desil 6 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga tidak menerima bantuan sosial.

Ehoy bersama ratusan warga mendatangi Kantor Kementerian Sosial, Kamis (17/9), untuk memprotes salah desil DTSEN. Mereka membawa sekitar 2.500 data warga yang diduga mengalami ketidaksesuaian pemeringkatan hingga kehilangan bansos, beasiswa, dan jaminan kesehatan.

Advertisement

Upah Rp2.500 per Kilogram

Nasib serupa dialami Marni, warga Kramat Jati yang juga bekerja sebagai pengupas bawang. Suaminya merupakan buruh harian lepas di Pasar Induk Kramat Jati.

Meski penghasilan keluarganya terbatas, Marni tercatat dalam Desil 9. Posisi tersebut menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi dalam pemeringkatan DTSEN.

Advertisement

“Iya, pengupas bawang. Padahal, upahnya cuma Rp2.500 per kilogram. Malah desilnya sembilan,” keluh Marni sambil tertawa getir.

Penghasilan pengupas bawang bergantung pada banyaknya pekerjaan yang tersedia. Tidak ada kepastian bahwa mereka memperoleh pesanan maupun pendapatan yang sama setiap hari.

Suami Stroke, Tercatat Desil 6

Dalam audiensi di Kantor Kemensos, Sri Sugiyarti menceritakan kondisi keluarganya dengan suara bergetar. Warga Rusunawa Pesakih itu mengaku belum pernah menerima bantuan meski suaminya mengalami stroke.

Anaknya baru menyelesaikan sekolah dan belum bekerja. Sri yang sebelumnya berdagang juga harus berhenti karena merawat suaminya.

“Saya yang awalnya berdagang sekarang tidak bekerja karena mengurus suami. Silakan cek data ke rumah,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Status Desil DTSEN Bisa Berubah, Warga Diminta Aktif Perbarui Data Sesuai Kondisi Terkini

Status Desil DTSEN Bisa Berubah, Warga Diminta Aktif Perbarui Data Sesuai Kondisi Terkini

Status desil DTSEN dapat berubah sesuai kondisi sosial ekonomi. Masyarakat bisa memperbarui data melalui kanal pemerintah.

Cara Cek Bansos dan Kelompok Desil Pakai NIK

Cara Cek Bansos dan Kelompok Desil Pakai NIK

Cek bansos 2026 kini bisa dilakukan dengan NIK KTP untuk mengetahui status bantuan dan posisi desil kesejahteraan keluarga.

Warga Bisa Sanggah Data Penerima Bansos Secara Digital, Kemensos Sediakan Fitur Khusus

Warga Bisa Sanggah Data Penerima Bansos Secara Digital, Kemensos Sediakan Fitur Khusus

Kemensos membuka fitur sanggah data bansos agar warga yang dinyatakan tidak layak dapat memperbarui data riil secara digital.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer