Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Petir Sambar Sepuluh Wisatawan di Pantai Bambang dan Watu Pecak, Satu Korban Meninggal

Hanif PP • Senin, 30 Maret 2026 | 10:31 WIB

 

Ilustrasi Tersambar Petir
Ilustrasi Tersambar Petir

PONTIANAK POST - Sepuluh orang tersambar petir saat berada di Pantai Bambang dan Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (29/3). Sengatan kilat itu menewaskan Alvin (23), warga Desa Candipuro. Sementara, satu korban mengalami koma serta delapan pengunjung lainnya luka ringan. 

      Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Pidm) Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang. Salah satunya Alvin. ”Korban dinyatakan meninggal,” ujarnya.

      Enam korban yang luka ringan adalah Riyanto (25), Tomi (22), dan Dadang (25). Ketiganya warga Desa Jarit. Lalu, Junaidi (22) dan Sutikno (23) dari Desa Sumberejo. Sedangkan Fagis Gama (24) beralamat di Desa Candipuro.

      Sementara, dua orang lainnya tersengat petir di Pantai Watu Pecak. Keduanya mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke puskesmas dan RSUD Pasirian. 

     

Cuaca Ekstrem

      Menurut Suprapto, sebagian besar pengunjung sudah meninggalkan pantai saat cuaca mulai memburuk. Namun, sejumlah orang memilih berada di pantai sembari menunggu hujan reda.

      Di Pantai Bambang, ketika hujan, wisatawan berteduh di pondok beratap terpal. Namun, bangunan semi permanen itu justru disambar petir. Suprapto menyebut, korban yang tersambar langsung hilang kesadaran. ”Mereka dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat,” paparnya.

 

Tak Sadarkan Diri

      Dua korban sambaran halilintar di Pantai Watu Pecak adalah kakek dan cucu. Mereka adalah pemilik warung di sekitar lokasi. Saat kejadian, guntur menyambar tepat di dekat warung. 

      Suprapto menyatakan, suara petir itu membuat kakek serta cucu itu pingsan. Lalu, keduanya dievakuasi ke RSUD Pasirian. ”Kami imbau masyarakat memantau potensi cuaca ekstrem di pesisir selatan Lumajang,” paparnya. (son/aph)

Editor : Hanif
#tewas #lumajang #petir #Cuaca Ekstrem #pantai