Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Melihat Keberkahan Datangnya Bulan Suci Ramadan di Kota Sambas

A'an • Rabu, 12 Maret 2025 | 10:37 WIB

 

BERSIAP: Suasana Jalan Tabrani pada siang hari saat pemilik lapak pasar juadah mulai mempersiapkan dagangannya sebelum diserbu warga yang berburu takjil.
BERSIAP: Suasana Jalan Tabrani pada siang hari saat pemilik lapak pasar juadah mulai mempersiapkan dagangannya sebelum diserbu warga yang berburu takjil.

Raup Rupiah, Jajakan Takjil di Pasar Juadah Dan Online

Pasar Juadah, menjadi pusat keramaian dadakan di Kota Sambas tatkala Ramadan Tiba. Berbagai aneka kue tradisional hingga kekinian dijajakan. Selain menjual sendiri, banyak diantaranya menitipkan ke pemilik lapak yang sudah siap. Diantaranya juga menjajakan melalui media sosial alias online.

 

FAHROZI- Sambas

 

SELASA (11/3) yang juga bertepatan dengan hari kesebelas puasa di Bulan Ramadan 1446 H, aktivitas warga tak jauh berbeda dengan hari hari biasanya. Mulai dari pagi, dimana jalan raya diramaikan dengan para orang tua mengantar anaknya pergi ke sekolah. Kemudian ada yang berangkat kerja, serta kegiatan lainnya.

Memasuki siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB, ada sedikit berbeda, dimana mereka para pemilik lapak di pasar juadah, mulai mempersiapkan jualannya yakni aneka makanan dan minuman berbuka puasa atau dikenal dengan takjil. Selain dagangan milik sendiri, mereka mencatat jualan yang merupakan milik warga yang menitip.

Setelah salat ashar, di beberapa titik pasar juadah yang tersebar, mulai dari kawasan Jalan Tabrani, di dekat Kantor PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas, pasar juadah dengan mudah ditemukan. Kemudian berlanjut ke sepanjang jalan Tabrani setelah simpang Gabsis hingga kawasan Pasar Jembatan Batu (Gerattak Batu) bahkan berlanjut ke simpang tiga Kantor Bupati Sambas.

Begitu juga di Jalan Pendidikan, mulai dari Jembatan Sabok hingga Jembatan Pasar Pagi Kampung Jawa. Pasar Juadah seakan menghiasi kanan dan kiri ruas jalan yang ada, dengan aneka dan warna warni kue disusun rapi.

Hadirnya Bulan Ramadan yang selalu ditunggu Umat Islam karena berlipat pintu pahala kebaikan dari Allah SWT. Juga membuka peluang ekonomi bagi seluruh masyarakat, diantaranya berjualan aneka kue makanan, minuman untuk berbuka puasa.

Selain menjajakan kue buatan sendiri (pemilik lapak). Biasanya juga akan menerima kue titipan dari warga lainnya yang biasanya membuat kue di rumah untuk dijual. Seperti dilakukan Risma. Dirinya membuat beberapa jenis kue untuk buka puasa. Selanjutnya dititipkan ke penjual takjil yang sudah memiliki tempat atau lapak.

Aktivitasnya pun dimulai dari pagi hari, dengan mempersiapkan bahan kue. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, kue yang sudah siap akan diantar ke lapak untuk dijajakan."Siang harus diantar, nanti setelah buka puasa atau habis salat maghrib, akan diambil, apakah habis atau masih ada sisa dari kue yang dijualnya," katanya.

Dari menjual kue, menjadi tambahan penghasilan bagi keluargànya. Terlebih ditengah perekonomian yang kurang menentu seperti sekarang.

“Kadang habis, terkadang masih ada lebih. Biasalah Namanya juga berjualan,” katanya. Selain menjual ke lapak Pasar Juadah, dirinya juga kerap menerima pesanan dari teman atau tetangga, yang langsung datang ke rumahnya. “Kalau yang tetap, memang kami menitipkan ke lapak Pasar Juadah. Tapi ada kadang kadang pesanan langsung, dengan jumlah tertentu,” katanya.

Hal sama dilakukan Heri. Dirinya saat Ramadan, mencoba berjualan air tebu atau es tebu. Ini dilakukannya sudah beberapa tahun saat Ramadan tiba.

Hal lain dilakukan Airul. Dirinya bersama istri, menjajakan aneka kue berbuka puasa dengan cara online. Saat pagi hari dia akan membagikan info kesiapan aneka kue yang akan dijual. Kemudian siap diantar ke pemesan dari siang hingga sore.

Biasaya dia menyiapkan aneka kue serba seribu rupiah dan risoles mayones Rp2 ribu. "Kami biasa antar sampai rumah untuk wilayah kota, aneka kue yang dijual mulai dari risoles mayo, risoles bihun, pulut panggang, bakwan, kroket dan donat. Kemudian ada kue gelang, sampai kue isi inti kelapa, sampai selai," katanya. (*)

Editor : A'an
#ramadan #sambas #pasar juadah